Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Gubernur Luthfi Tegaskan Penanganan Banjir Kaligawe Harus Komprehensif dan Terintegrasi
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
BeritaJatengPeristiwaSemarang

Gubernur Luthfi Tegaskan Penanganan Banjir Kaligawe Harus Komprehensif dan Terintegrasi

By Dickri Tifani
Sabtu, 01 Nov 2025
Share
2 Min Read
Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi saat mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif Indonesia, Teuku Riefky Harsya di acara Hari Ekonomi Kreatif di Gedung Gradhika Pemprov Jateng, Jumat (31/10/2025) malam. (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)
SHARE

INDORAYA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bergerak cepat merespons banjir yang masih merendam kawasan Pantura Kaligawe, Kota Semarang, hingga hari kesepuluh, Jumat (31/10/2025).

Ia menegaskan, penanganan banjir tidak cukup hanya bersifat reaktif, tetapi harus diiringi dengan langkah mitigasi yang komprehensif dan terintegrasi.

Upaya tersebut, kata Luthfi, membutuhkan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota, Kementerian PUPR, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Banjir hari ini sudah turun 15 sentimeter. Jadi kita doakan terus berkurang. Mengatasi banjir tidak bisa dilawan, tapi harus dimitigasi,” ujar Luthfi kepada wartawan.

“Mitigasinya seperti apa? Pemerintah pusat melalui Kementerian PU dan BBWS, provinsi, kabupaten, sampai masyarakat, semua harus bergerak bersama. Harus komprehensif dan terintegrasi,” imbuhnya.

Meski genangan mulai surut, Luthfi mengingatkan bahwa banjir di kawasan Pantura Kaligawe tidak akan mudah hilang tanpa adanya sistem penampungan air yang memadai.

Karena itu, keberadaan kolam retensi Terboyo dinilai sangat vital dalam mengendalikan limpasan air di kawasan tersebut.

“Kolam retensi kita, namanya Terboyo, bisa menampung hampir 66,7 juta meter kubik air. Dari sana air dibuang ke laut dengan sistem flash. Jadi, pompanisasi menjadi hal yang utama,” jelasnya.

Saat ini, sebanyak 38 unit pompa disiagakan di kawasan Kaligawe untuk mempercepat penyedotan air ke kolam retensi maupun langsung ke laut.

Luthfi juga meminta masyarakat untuk bersabar, sebab proses penanganan banjir memerlukan waktu, koordinasi lintas lembaga, dan partisipasi aktif warga.

“Masyarakat harus bersabar. Ini kerja kolaboratif yang harus kita lakukan bersama. Tanpa itu, kita tidak bisa,” tegasnya.

Lebih lanjut, Luthfi menekankan pentingnya upaya pencegahan jangka panjang. Terutama dalam menghadapi perubahan iklim dan perilaku masyarakat.

Salah satunya melalui program Mageri Segoro, yakni rehabilitasi dan perlindungan pantai utara sepanjang 971 kilometer, melibatkan 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Kita juga harus membiasakan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan,” tutupnya.

Sebagai informasi, banjir di Kaligawe terjadi sejak Rabu (22/10/2025) dan hingga kini masih tergenang di beberapa titik, dengan ketinggian air bervariasi hingga selutut orang dewasa.

TAGGED:Banjir KaligawaeGubernur LuthiPenangangan Banjir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut Selasa, 13 Jan 2026
  • Apple Gandeng Google, Gemini Disiapkan Jadi Fondasi AI di iPhone dan Siri Selasa, 13 Jan 2026
  • Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus Selasa, 13 Jan 2026
  • Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari Selasa, 13 Jan 2026
  • 530 Hektare Lahan di Batang Bakal Ditanami Padi Biosalin Tahun Ini Selasa, 13 Jan 2026
  • Pemerintah Siap Ekspor Beras Awal 2026, Bulog Disiapkan Serap Panen Raya Selasa, 13 Jan 2026

Berita Lainnya

Peristiwa

Desa Tempur Jepara Tak Lagi Terisolasi, Penanganan Banjir Terus Berlanjut

Selasa, 13 Jan 2026
Pendidikan

Program Demak Cerdas Perluas Akses Internet SMP Negeri, Perpustakaan Digital Jadi Fokus

Selasa, 13 Jan 2026
Ekonomi

Belum Naik, Harga Daging Sapi di Batang Masih Stabil Awal Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Jateng

Dilanda Cuaca Ekstrem dan Banjir, Kudus Siaga Bencana Hingga 19 Januari

Selasa, 13 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?