Ad imageAd image

Gubernur Bank Indonesia Sebut Rupiah Bakal Menguat Tahun Ini

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 27 Views
1 Min Read
Perry Warjiyo gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2023-2028. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimis bahwa nilai tukar rupiah akan menguat pada paruh kedua 2024. Perry memiliki sejumlah alasan yang membuat dirinya meyakini hal itu.

Dia pun menjelaskan bahwa kondisi ini melanjutkan penguatan yang terjadi pada nilai tukar rupiah di akhir Desember 2023 yakni 1,1% secara year on year (yoy). Hal ini Perry ungkapkan dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Kantor Kementerian Keuangan, di Jakarta Pusat.

“Ke depan kami meyakini bahwa nilai tukar akan tetap stabil, bahkan akan ada kecenderungan menguat khususnya di paruh kedua 2024,” jelas Perry, Selasa (30/1/2024).

BACA JUGA:   BI Siapkan Rp 28,1 Triliun untuk Layani Penukaran Uang di Jateng dan DIY Selama Ramadan

Perry kemudian menyebutkan soal Bank Indonesia meyakini nilai tukar rupiah akan menguat, di antaranya didukung dengan meredanya ketidakpastian keuangan global.

“Kecenderungan menurun yield obligasi negara-negara maju termausk US Tresury dan menurunnya tekanan penguatan dolar AS,” sebutnya.

Di tahun 2023 sendiri, dia menuturkan, nilai tukar rupiah hingga Desember 2023 kemarin, tercatat menguat 1,1% secara yoy. Menurutnya, penguatan ini lebih baik dari sejumlah negara di antaranya Thailand dan Filipina.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa penguatan itu didukung oleh masuknya potofolio asing, secara total Rp 15,39 triliun, terdiri dari SBN Rp 2,58 triliun, saham Rp 0,4 triliun dan sekuritas rupiah BI Rp 6,89 triliun.

BACA JUGA:   Menteri BUMN Usulkan Bunga Pinjaman Nol Persen Bagi Pengusaha Ultra Mikro, BI: Kami Dukung Penuh
Share this Article
Leave a comment