Ad imageAd image

Golkar Putuskan Usung Ahmad Luthfi Jadi Calon Gubernur Jateng, Ini Alasannya

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 4 Views
3 Min Read
Ketua Badan Pemenangan Pemilu Golkar Wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan DIY, Iqbal Wibisono saat ditemui Indoraya di Kantor DPD Golkar Jateng, Kamis (20/6/2024). (Foto: Dickri Tifani Badi/Indoraya)

INDORAYA – Ketua Badan Pemenangan Pemilu Golkar Wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan DIY, Iqbal Wibisono menyatakan partainya akan mengusung Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi untuk maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jateng, November mendatang.

Iqbal mengungkapkan alasan partai besutan Airlangga Hartarto ini mengusung Ahmad Luthfi. Pihaknya menilai sosok Kapolda Jateng itu memiliki segala aspek untuk menunjang pencalonan sebagai gubernur Jateng.

“Untuk sosok calon gubernur, dari partai kami sudah mengarah kepada figur Irjen Pol Ahmd Luthfi. Golkar tentu arahnya ke sana. Karena beliau sangat lama menjabat sebagai kapolda, terhitung lima tahun berkiprah menjadi pimpinan kepolisian di Jateng, tentunya kami tahu rekam jejak beliau untuk membawa Jateng menjadi lebih maju,” ujar Iqbal saat ditemui Indoraya di DPD Partai Golkar Jateng, Kamis (20/6/2024).

Selain kinerjanya, pihaknya juga mengukur elekbilitas dan popularitas melalui survei milik LSI. Yang mana hasilnya menunjukkan Ahmad Luthfi sangat tinggi.

Iqbal menjelaskan, survei pertama dilakukan mulai Maret kemarin. Lalu survei kedua pada Juni dan Juli. Kemudian survei ketiga dikerjakan akhir Juli nanti.

Nantinya, kata dia, hasil survei dari LSI sebagai patokan partainya untuk menjatuhkan rekomendasi kepada Ahmad Luthfi.

“Hasil survei jadi barometer. Kami pakai survei LSI. Tapi tidak menampik ada lembaga survei lain. Survei pertama Maret, lalu survei kedua Juni dan Juli. Lalu akhir Juli survei ketiga. Yang membiayai survei para calon. Itu jadi tolak ukur dan pijakan kami. Pak Luthfi saya yakin akan lebih kompetitif,” katanya.

Ditanya apakah popularitas dan elektabilitas Ahmad Luthfi sangat tinggi dikarenakan faktor kedekatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Iqbal memandang sosok Ahmad Luthfi sudah dianggap telah menjadi tokoh sentral.

Menurutnya, hal itu sangat wajar karena sosok Ahmad Luthfi juga memiliki kedekatan dengan semua lapisan masyarakat.

“Kenapa kami tentukan arah ke Pak Luthfi karena beliau salah satu tokoh yang dipandang membawa banyak aspek. Kalau kaitanya dekat dengan Jokowi, sebenarnya beliau juga dekat dengan gubernur yang sekarang, dengan semua lapisan masyarakat,” ucap Iqbal.

Iqbal kemudian merespon pertanyaan mengenai apakah Ahmad Luthfi harus mengantongi KTA Golkar setelah ditetapkan sebagai calon gubernur.

“Karena seorang ASN Polri harus mundur ketika dicalonkan, maka perlu butuh waktu. Kita berharap calon gubernur bisa ber-KTA. Tetapi Golkar belum bisa mengusung sendiri. Masih kurang 7 kursi. Kita akan komunikasi dengan semua partai. Termasuk PAN,” beber Iqbal.

Pihaknya juga menekankan bila Golkar siap mencalonkan gubernur Jateng sehingga nantinya muncul tiga poros koalisi. PDIP diprediksi akan mengusung calon sendiri dan PKB juga tinggal dengan satu partai.

Karenanya dalam Pilgub Jateng partainya tidak akan sekedar ikut arus saja. Melainkan juga menggodok nama-nama calon gubernur dan wakil gubernur secara matang.

“Kader eksternal bisa digolkarkan. Dengan Gus Yasin saya rasa sangat ideal juga. Karena ketokohan beliau luar biasa. Apalagi ada nama besar Mbah Yai Mbah Moen. Gus Yasin selama ini dari PPP, sekarang jadi DPD RI. latarnya sebagai santri dan kiai jelas beliau mumpuni,” pungkasnya.

Share This Article