INDORAYA – Genangan banjir yang melanda kawasan Pantura Kaligawe, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), selama hampir dua pekan terakhir akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat. Wakil Presiden Republik Indonesia (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyoroti langsung kondisi tersebut dalam kunjungannya ke Semarang, Minggu (2/11/2025).
Gibran menyinggung soal banjir Semarang saat menghadiri pelantikan Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah masa khidmat 2025–2029, di Pondok Pesantren Asshodiqiyah, Jalan Sawah Besar Timur, Kaligawe, Kecamatan Gayamsari.
Putra sulung Presiden ke-7 RI, Joko Widodo itu, menyebut bahwa kedatangannya ke Semarang tidak semata untuk menghadiri pelantikan GP Ansor, tetapi juga untuk meninjau kolam retensi di kawasan Terboyo.
“Ya, harapannya nanti setelah kita tengok, segera kita temukan solusi bersama. Nanti akan segera dibangun kolam retensi yang harapannya bisa mengurangi banjir di Semarang,” ujar Gibran dalam sambutannya.
Menurutnya, permasalahan banjir di Kota Semarang membutuhkan sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah. Terutama agar bisa ditemukan solusi yang konkret dan berkelanjutan.
Gibran juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan mega proyek Tanggul Laut Raksasa (Giant Sea Wall) yang menjadi bagian dari strategi besar pengendalian banjir di pesisir utara Jawa, termasuk di Semarang.
“Harapannya ke depan, selain kolam retensi, pembangunan Giant Sea Wall juga bisa segera diselesaikan,” jelasnya.
Gibran mengakui, banjir Semarang kini menjadi sorotan publik nasional. Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi lintas level pemerintahan agar penanganan banjir dapat lebih efektif.
“Ini memang yang namanya banjir menjadi sorotan. Kita ingin terus bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah,” tegasnya.
Selain membahas soal banjir, Wapres juga meminta para kepala daerah di Jawa Tengah untuk aktif mengawal sejumlah program unggulan pemerintah. Terutama yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, hingga bantuan sosial (bansos) yang akan disalurkan pada akhir tahun ini.
“Mohon dikawal juga program-program lain seperti MBG, cek kesehatan gratis, sekolah rakyat, sekolah Garuda, dan bansos-bansos yang cair di akhir tahun ini. Pastikan terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, dan penerima memanfaatkannya dengan benar,” ungkapnya.
“Jangan sampai digunakan untuk judi online atau hal-hal yang tidak semestinya,” lanjut Gibran, memungkasi.


