INDORAYA – Menghadapi potensi lonjakan harga akhir tahun, PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) melaksanakan penugasan dari Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah untuk menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kegiatan GPM telah berlangsung sejak 2 Desember 2025 dan akan berakhir pada 15 Desember 2025 dan akan menjangkau 19 kabupaten atau kota di seluruh Provinsi Jawa Tengah.
JTAB menyediakan lima komoditas pangan pokok dengan harga yang jauh lebih rendah dari harga pasar. Adapun komoditas yang dijual adalah beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, bawang merah.
Pelaksanaan GPM, menyasar kecamatan-kecamatan yang ditetapkan sebagai prioritas. Total ada 19 kabupaten/kota yang menjadi sasaran, menjangkau daerah pelosok hingga pegunungan.
Adapun daerah yang menjadi sasaran yaitu Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Blora, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Brebes, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Kendal.
Selanjutnya Kabupaten Pati, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Rembang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Sragen, Kabupaten Tegal, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Wonogiri, dan Kabupaten Wonosobo.
GPM ini merupakan intervensi pasar yang strategis, memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga subsidi di tengah potensi kenaikan permintaan menjelang hari besar keagamaan dan akhir tahun. [Adv]


