Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Gedung Baru Perpustakaan Kota Semarang Dibangun, Telan Anggaran Rp13 Miliar Lebih
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Gedung Baru Perpustakaan Kota Semarang Dibangun, Telan Anggaran Rp13 Miliar Lebih

By Athok Mahfud
Rabu, 04 Feb 2026
Share
3 Min Read
Proses pembangunan gedung perpustakaan baru di kawasan Srondol, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang. (Foto: Pemkot)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) membangun gedung perpustakaan baru di kawasan Srondol, Kecamatan Banyumanik.

Pembangunan fasilitas literasi modern tersebut menelan anggaran lebih dari Rp13 miliar yang bersumber dari APBD Kota Semarang dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari APBN.

Gedung perpustakaan berdiri di atas lahan seluas 1.019 meter persegi dengan konstruksi empat lantai yang dirancang untuk menunjang kebutuhan literasi, edukasi, hingga ruang kolaborasi masyarakat.

Kepala Dinas Arpus Kota Semarang, Bambang Suranggono menjelaskan, setiap lantai memiliki fungsi berbeda. Basement difungsikan sebagai area parkir, lantai satu untuk layanan peminjaman buku, lantai dua sebagai ruang baca, ruang budaya, mini cafe, serta co-working space.

Sementara lantai tiga digunakan sebagai ruang audio visual dan bagian rooftop disiapkan sebagai ruang diskusi terbuka.

“Ada 4 lantai, bahkan kita sediakan mini cafe jadi lebih nyaman, baca buku, berdiskusi bisa sambil pesan kopi. Ada rooftop-nya juga,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Indoraya.news, Selasa (3/2/2026).

Pemkot Semarang menargetkan perpustakaan baru mampu meningkatkan minat baca masyarakat. Kunjungan ditargetkan mencapai 350 hingga 400 orang setiap hari. Selain itu, ruang audio visual yang tersedia mampu menampung hingga 80 orang.

“Ruang audio visual ini bisa untuk menyaksikan film pendek atau film yang bersumber dari buku,” imbuh Bambang.

Nantinya, perpustakaan akan beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 21.00 WIB dengan sistem kerja shift bagi petugas. Pemkot Semarang juga menyiapkan petugas yang memiliki kemampuan bahasa asing guna mendampingi pemustaka dari luar negeri.

“Termasuk mereka (petugas) sudah kami seleksi ada yang mampu mendampingi dengan berbahasa asing karena koleksinya ini juga ada koleksi dengan bahasa Arab, bahasa Mandarin, bahasa Jepang, lebih banyak lagi bahasa Inggris. Harapannya masyarakat bisa lebih nyaman,” tuturnya.

Dari sisi pembangunan, tahap pertama berupa struktur bangunan telah rampung pada Desember 2025. Tahap tersebut menggunakan anggaran APBD Kota Semarang sebesar Rp200 juta dan DAK APBN sebesar Rp7,8 miliar.

Selanjutnya, pembangunan tahap kedua yang meliputi interior, mebeler, serta pengadaan buku disiapkan dari APBD Kota Semarang senilai Rp5,3 miliar.

“Kegiatan interior ini desainnya disesuaikan dengan kondisi Kota Semarang yaitu yang njawani dan menjadi identitas Kota Semarang. Harapan kami di Februari sampai dengan Maret ini selesai lelang interiornya dan pembangunannya kurang lebih 3 bulan. Mungkin mulai akhir Maret dan Juni sudah benar-benar sempurna,” tandasnya.

Dengan pembangunan gedung baru ini, Pemkot Semarang berharap fasilitas perpustakaan mampu menjadi pusat literasi modern yang nyaman, inklusif, dan mendukung pengembangan sumber daya manusia di Kota Semarang.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

98.545 Peserta PBI Nonaktif, Pemkot Semarang Siapkan Skema UHC

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Dari Balikpapan Hingga Papua, Karya Barongsai Pengrajin Semarang Diburu Jelang Imlek

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Kota Semarang Hasilkan 1.200 Ton Sampah Per Hari, Penerapan 3R Tak Maksimal

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Teror Pinjol Makin Brutal! Tujuh Ambulans Dipesan Fiktif, Diminta Tagih Utang Rp14 Juta

Kamis, 05 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?