Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Fisip Undip Bersama The University of Sydney Diskusikan Politik Gender dan Kencan Daring
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Pendidikan

Fisip Undip Bersama The University of Sydney Diskusikan Politik Gender dan Kencan Daring

By Athok Mahfud
Senin, 06 Okt 2025
2 Views
Share
3 Min Read
Kegiatan Visiting Professor Online bertajuk “Gender Politics and Online Dating” oleh Departemen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro
SHARE

INDORAYA – Di era digital, kencan daring tidak lagi sekadar sarana mencari pasangan, melainkan ruang yang penuh dengan simbol, nilai, dan dinamika kekuasaan.

Fenomena ini menjadi sorotan utama dalam Visiting Professor Online bertajuk “Gender Politics and Online Dating”, yang digelar oleh Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (UNDIP) melalui Kelompok Bidang Keahlian (KBK) Media, Budaya, dan Gender.

Kegiatan akademik ini menghadirkan Lik Sam CHAN, Ph.D., dosen Digital Cultures dari The University of Sydney, yang dikenal luas atas risetnya mengenai persinggungan media digital, gender, dan budaya.

CHAN menekankan platform kencan daring bukanlah ruang netral. Fitur, algoritma, hingga pola interaksi di dalamnya mencerminkan bagaimana relasi gender diproduksi, dinegosiasikan, bahkan dipertarungkan.

Dengan kata lain, teknologi digital tidak hanya memfasilitasi pertemuan antarindividu, tetapi juga merepresentasikan struktur sosial yang lebih besar.

Dekan FISIP UNDIP, Teguh Yuwono menegaskan pentingnya mahasiswa memperoleh wawasan global melalui forum akademik semacam ini.

Menurutnya, kuliah tamu internasional tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mengasah kemampuan mahasiswa untuk membaca fenomena sosial dengan perspektif kritis dan kontekstual.

Ketua KBK Media, Budaya, dan Gender, Hapsari Dwiningtyas Sulistyani, menilai diskusi ini sangat relevan dengan konteks masyarakat kontemporer.

“Isu politik gender dalam kencan daring mencerminkan dinamika sosial yang sedang berkembang. Melalui forum akademik ini, mahasiswa dan dosen dapat mengkritisi sekaligus memahami lebih dalam bagaimana relasi gender diproduksi dan dinegosiasikan dalam ruang digital,” jelasnya.

Antusiasme peserta tampak dari beragam pertanyaan yang muncul. Ada yang menghubungkan isu kencan daring dengan stereotip gender di media sosial, sementara lainnya menyoroti bagaimana budaya lokal memengaruhi praktik global dalam ruang digital.

Diskusi yang interaktif ini memperlihatkan bahwa topik yang dibahas tidak hanya menarik secara akademis, tetapi juga menyentuh pengalaman nyata generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Departemen Ilmu Komunikasi FISIP UNDIP menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran berstandar internasional yang tidak hanya teoritis, tetapi juga kontekstual dengan kehidupan sehari-hari.

Visiting Professor Gender Politics and Online Dating menjadi bukti bahwa ruang akademik dapat menjadi arena refleksi kritis atas bagaimana teknologi digital mengubah relasi sosial, identitas, dan politik gender di era modern.

Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ramadan 2026, Hotel Ciputra Semarang Tawarkan Buka Puasa All You Can Eat Rp199 Ribu Rabu, 11 Feb 2026
  • Tren Kantor Fleksibel Meningkat, Awannwork Tawarkan Ruang Premium hingga Rp436 Ribu per Meter Rabu, 11 Feb 2026
  • Dana TKD Dipangkas, Anggota DPD RI Ungkap Pengangkatan PPPK Bebani Pemerintah Daerah Rabu, 11 Feb 2026
  • Stok Bahan Pokok di Jateng Aman Jelang Labaran, Harga Tetap Stabil Rabu, 11 Feb 2026
  • Prihatin Nasib Guru Honorer, PGRI Jateng Kritik Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK Rabu, 11 Feb 2026
  • Hampir 1 Bulan Hilang, Pendaki Bukit Mongkrang Gunung Lawu Ditemukan Meninggal Dunia Rabu, 11 Feb 2026
  • Hanyut di Sungai Sambong Batang, Nelayan Ditemukan Tewas Terapung di Tengah Laut Rabu, 11 Feb 2026

Berita Lainnya

Pendidikan

Prihatin Nasib Guru Honorer, PGRI Jateng Kritik Pengangkatan 32 Ribu Pegawai SPPG Jadi PPPK

Rabu, 11 Feb 2026
Pendidikan

KKN UGM Dampingi Warga Banyuurip Rembang Olah Sampah Organik, Cegah Bau dengan Komposter Sederhana

Jumat, 06 Feb 2026
Pendidikan

SPPG Banjarnegara Bakal Gunakan Bahan Lokal untuk Menu MBG, Dongkrak Ekonomi Petani dan Peternak

Kamis, 05 Feb 2026
Pendidikan

Disdik Jateng Ungkap Puluhan Siswa SMAN 2 Kudus Keracunan MBG Sempat Trauma

Selasa, 03 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?