INDORAYA — Sebanyak 440 barang tertinggal milik penumpang kereta api berhasil tercatat di wilayah Daop 4 Semarang sepanjang periode Januari–Oktober 2025. Dari jumlah tersebut, 74 di antaranya merupakan barang berharga seperti handphone, laptop, proyektor, dan perhiasan. Total nilai barang temuan itu mencapai Rp923.131.000.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa penumpang yang kehilangan barang di kereta dapat melaporkan peristiwa tersebut melalui kondektur, petugas pengamanan (Polsuska), atau KAI Contact Center 121.
“Setelah laporan diterima, petugas melakukan penelusuran dan mengembalikan barang secara langsung jika segera ditemukan. Jika memerlukan waktu lebih lama, pelanggan akan mendapatkan informasi perkembangan pencarian,” jelas Franoto melalui keterangan resminya yang diterima Indoraya.News, Minggu (23/11/2025).
Saat pengambilan barang, pelanggan diwajibkan menunjukkan identitas diri. Informasi barang temuan juga diumumkan lewat pengeras suara stasiun. Barang berupa makanan hanya disimpan maksimal 1×24 jam sebelum dimusnahkan untuk menjaga kebersihan.
“Seluruh barang diberi label, diverifikasi, dan dicatat dalam database Lost and Found KAI yang terintegrasi nasional. Dengan sistem ini, pelaporan dan pencarian barang dapat dilakukan di stasiun mana pun,” ujarnya.
Franoto menegaskan, pihaknya berkomitmen memperkuat layanan keselamatan dan kenyamanan pelanggan.
“KAI Daop 4 Semarang meningkatkan pelayanan aman dan terpercaya melalui layanan Lost and Found. Layanan ini membantu pelanggan menemukan barang yang tertinggal di stasiun maupun di kereta api,” lanjutnya.
Menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru), KAI mengimbau penumpang meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan.
“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memeriksa kursi, rak bagasi, dan area sekitar sebelum turun dari kereta,” tutup Franoto.


