INDORAYA – Etihad Airways kembali mencatatkan prestasi global di industri penerbangan. Maskapai asal Uni Emirat Arab (UEA) ini resmi dinobatkan sebagai maskapai layanan penuh (full-service) paling aman di dunia tahun 2026, berdasarkan pemeringkatan tahunan yang dirilis AirlineRatings.com.
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Etihad sebagai maskapai Teluk pertama yang berhasil menduduki posisi teratas dalam daftar keselamatan penerbangan dunia.
Predikat bergengsi ini diraih Etihad Airways melalui sejumlah indikator utama, mulai dari usia armada pesawat yang relatif muda, penerapan teknologi keamanan kokpit terkini, rekam jejak bebas kecelakaan, hingga tingkat insiden terendah per penerbangan.
Penilaian juga mencakup hasil audit keamanan internasional, standar pelatihan pilot, serta sistem mitigasi turbulensi yang diterapkan maskapai.
CEO Airline Ratings, Sharon Petersen, menegaskan bahwa seluruh maskapai yang masuk dalam daftar 25 besar merupakan pemimpin global dalam aspek keselamatan penerbangan.
“Meskipun ada laporan insiden teknis kecil, angka insiden per penerbangan secara keseluruhan sangat rendah, yang merupakan prestasi bagi industri ini,” ujar Petersen, seperti dilansir Travel and Leisure.
Dalam pemeringkatan maskapai paling aman di dunia tahun 2026, Etihad Airways berhasil mengungguli sejumlah nama besar industri penerbangan global. Berikut lima besar daftar tersebut:
- Etihad Airways, Uni Emirat Arab
- Cathay Pacific, Hong Kong
- Qantas, Australia
- Qatar Airways, Qatar
- Emirates, Uni Emirat Arab
Sementara itu, Air New Zealand yang sebelumnya berada di puncak klasemen tahun lalu, harus turun ke posisi keenam. Dari Amerika Serikat, Alaska Airlines tercatat sebagai maskapai terbaik dengan menempati peringkat ke-15, unggul jauh dibandingkan American Airlines yang sempat mengalami kecelakaan fatal pada awal tahun lalu.
Selain dikenal sebagai maskapai dengan standar keselamatan tinggi, Etihad Airways juga menonjol melalui layanan premiumnya. Salah satunya adalah fasilitas mewah “The Residence”, berupa apartemen udara tiga ruangan lengkap dengan kamar tidur pribadi dan shower.
Etihad juga berencana memperluas jaringan penerbangannya dengan membuka rute baru ke Charlotte, Amerika Serikat, pada tahun ini.


