Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Enam Kecamatan di Semarang Masuk Zona Merah Longsor, DPRD Desak Audit Infrastruktur
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Enam Kecamatan di Semarang Masuk Zona Merah Longsor, DPRD Desak Audit Infrastruktur

By Dickri Tifani
Kamis, 08 Jan 2026
Share
2 Min Read
Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet. (Foto: Dok. DPRD Kota Semarang)
SHARE

INDORAYA – Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet, menanggapi enam wilayah di Kota Semarang, Jawa Tengah yang masuk dalam zona merah rawan bencana longsor. Penetapan tersebut mengacu pada laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang.

Enam wilayah yang masuk kategori rawan longsor meliputi Kecamatan Candisari, Gajahmungkur, Tembalang, Ngaliyan dan Gunungpati.

Menurut Agus, kondisi tersebut harus segera ditindaklanjuti melalui evaluasi menyeluruh, khususnya terkait aspek keselamatan warga yang terdampak.

“Keselamatan warga harus menjadi prioritas utama,” ujar Agus, Kamis (8/1/2026).

Ia menekankan perlunya audit teknis secara komprehensif serta pengawasan berkelanjutan, agar pembangunan dan proyek infrastruktur yang telah berjalan benar-benar aman dan sesuai dengan peruntukannya.

“Dengan perencanaan yang matang, pengawasan yang kuat, dan sinergi semua pihak, risiko bencana dapat ditekan dan dampaknya dapat diminimalkan,” ujarnya.

Agus menegaskan, pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di kawasan rawan bencana membutuhkan perhatian ekstra. Ia mengingatkan agar aspek mitigasi bencana tidak diabaikan, terutama di wilayah perbukitan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan data BPBD, risiko bencana di Kota Semarang masih tergolong tinggi. Selain longsor, kasus rumah roboh menjadi bencana terbanyak kedua sepanjang tahun 2025.

Tercatat terdapat 79 kejadian rumah roboh, dengan 27 kasus di antaranya disebabkan oleh pohon tumbang. Sementara sisanya dipicu oleh cuaca ekstrem dan kondisi bangunan yang tidak layak.

Menurut Agus, infrastruktur penunjang keselamatan lingkungan harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Keberadaan talud, sistem drainase yang lancar, penguatan lereng, serta penataan vegetasi harus dipastikan berfungsi dengan baik. Hal ini menjadi kunci untuk mengurangi potensi longsor dan pohon tumbang yang dapat membahayakan warga,” tegasnya.

TAGGED:Agus Riyanto SlametZona Longsor SemarangZona Merah Longsor
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jelang Ramadan, Heri Pudyatmoko Minta Pemda Lebih Peka Peningkatan Kerentanan Sosial Sabtu, 07 Feb 2026
  • Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Soroti Tantangan Pembangunan Daerah Berkelanjutan di Era Transisi Sabtu, 07 Feb 2026
  • Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas Sabtu, 07 Feb 2026
  • Era Industri Modern Kian Menantang, Heri Pudyatmoko Tegaskan Perlunya Pemetaan Kebutuhan Tenaga Kerja Lokal Sabtu, 07 Feb 2026
  • KONI Jateng Perkuat Pembinaan SDM Olahraga, Tahan Atlet Potensial Agar Tak Hengkang ke Daerah Lain Sabtu, 07 Feb 2026
  • Disdukcapil Kudus Kejar Target 20 Persen Aktivasi KTP Digital, Baru Tercapai 6,8 Persen Sabtu, 07 Feb 2026

Berita Lainnya

Semarang

98.545 Peserta PBI Nonaktif, Pemkot Semarang Siapkan Skema UHC

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Dari Balikpapan Hingga Papua, Karya Barongsai Pengrajin Semarang Diburu Jelang Imlek

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Kota Semarang Hasilkan 1.200 Ton Sampah Per Hari, Penerapan 3R Tak Maksimal

Jumat, 06 Feb 2026
Semarang

Teror Pinjol Makin Brutal! Tujuh Ambulans Dipesan Fiktif, Diminta Tagih Utang Rp14 Juta

Kamis, 05 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?