Ad imageAd image

Empat Tanggul Sungai Jebol Penyebab Banjir Parah Grobogan Mulai Ditambal

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 902 Views
2 Min Read
Penampakan dari atas jalan Semarang-Grobogan via Kecamatan Gubug yang lumpuh total akibat terendam banjir, Selasa (6/2/2024). (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pamali-Juana mulai menambal empat tanggul jebol penyebab banjir parah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Banjir tersebut terjadi sejak hari Senin (5/2/2024) hingga hari ini.

Kepala BBWS Pemali-Juana, Harya Muldianto mengatakan, keempat tanggul jebol itu berada di Sungai Bugel, Cabean, Jetaksari, dan Gubuk. Penanganan tanggul itu dilakukan secara darurat atau semi permanen.

“Hari ini kebetulan air sudah mulai surut, sehingga bisa kita kejar (penambalan tanggul jebol),” katanya saat dihubungi, Kamis (8/2/2024).

Penanganan tanggul jebol yang saat ini masih sebatas darurat karena penanganan secara permanen belum memungkinkan. Mengingat kondisi cuaca dan curah hujan di Februari ini masih ekstrem.

BACA JUGA:   11 Kecamatan di Grobogan Terendam Banjir

“Sementara kami fokus memperbaiki tanggul rusak dulu supaya tidak ada aliran air masuk lagi ke sana (Grobogan). Kita perbaiki semua, namun saat ini masih kita tangani darurat dulu, semi permanen dengan menggunakan geobox,” kata dia.

“Nah untuk Desa Kemiri itu (Kecamatan Gubug) tanggulnya nanti kita tambal ulang dengan tanah, kita perbaiki, kembalikan lagi. Kemudian kalau sudah aman, akan baru kami tangani permanen tanggul-tanggulnya,” ungkap Harya.

Menurutnya, yang terpenting penanganan ini adalah tanggul yang ditangani tersebut tidak ada lubang. Selain itu, BBWS saat ini juga mulai menyisiri tanggul-tanggul lain untuk mengantisipasi kejadian serupa.

BACA JUGA:   Peduli Banjir Grobogan, Rumah Zakat Action Langsung Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak

“Sementara ini terpenting enggak ada lubang (rusak atau jebol), biar enggak meluber (keluar) airnya. Tapi kalau air sungai meluber lagi karena lebihi kapasitas akibat hujan deras, ya itu enggak bisa kita hindari,” beber Harya.

Dia bilang, kondisi tanah yang lembek karena terendam air banjir selama empat hari ini tak akan membuat penambalan tanggul semi-permanen rusak. Kondisi tanah ini tidak bakal mempengaruhi daya tahan penambalan tanggul secara darurat.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih mengatakan, ada lima tanggul yang jebol. Kelima tanggul itu berada di aliran Sungai Bugel, Cabean, Jetaksari, Gubuk dan Mojoagung.

BACA JUGA:   Lima Perjalanan Kereta Api Terhambat Imbas Banjir di Stasiun Gubug Grobogan Jateng

“Harapannya, untuk tanggul ini bisa [ditambal] permanen. Soalnya ini kan tanahnya udah terendam air berhari-hari, kalau tambalanya semi permanen takutnya blorot [ambrol], jebol lagi nanti. Ya mudah-mudahan bisa segera ditangani permanen,” harap Endang.

Share this Article
Leave a comment