Ad imageAd image

Dukung Sistem Zonasi PPDB, Pj Gubernur Jateng: Sudah Tidak Ada Lagi Sekolah Favorit

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 843 Views
4 Min Read
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana. (Foto: Dok. Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Penjabat Gubernur (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) mendukung kebijakan sistem zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Dia juga berkomitmen menyukseskan jalur zonasi dalam PPDB SMA/SMK negeri di Jateng.

Menurutnya, sistem zonasi yang sudah berjalan selama enam tahun telah mengubah dikotomi antarsekolah, di mana ada sekolah favorit dan non favorit. Dengan adanya jalur zonasi, kata Nana, sekarang sudah tidak ada lagi sekolah favorit.

“Sebenarnya (kebijakan zonasi) pemerintah sudah bagus, sudah tidak ada lagi sekolah favorit. Semuanya sama. Sekarang tinggal bagaimana kita meningkatkan profesionalitas guru-guru,” katanya saat rapat PPDB online di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (28/5/2024).

Selain itu, untuk meningkatkan kualitas dan mendorong pemerataan pendidikan, perlu dilakukan pemetaan, sehingga dapat diketahui mana saja SMA/SMK di Jateng yang masih perlu digenjot kualitasnya.

BACA JUGA:   5 Wisata di Jateng Paling Ramai Kunjungan Libur Lebaran 2023, Masjid Syeikh Zayed Solo Teratas

“Kita juga perlu untuk terus melakukan pembinaan kepada guru-guru kita semua. Biar semuanya sama (merata). Harapan pemerintah pusat begitu, biar semuanya sama,” ujar Nana.

Selain kualitas sumber daya manusia yang mumpuni, Nana juga mendorong agar sarana dan prasarana sekolah juga harus merata. Ia meminta agar pihak sekolah tidak ragu untuk mengajukan anggaran apabila kekurangan sarana dan prasarana.

Menghadapi PPDB yang dibuka pada bulan Juni mendatang, dia memerintahkan panitia pelaksana supaya betul-betul profesional. Beberapa aturan baru dalam penerimaan siswa baru wajib dipahami panitia.

Menurut Nana, proses penerimaan siswa baru harus mendapatkan pengawasan dari inspektorat. Harapannya, akan meminimalisir terjadinya kesalahan dan komplain dari masyarakat.

Kuota dan Tahapan PPDB Jateng

BACA JUGA:   Empat Pengedar Narkoba Ditangkap, Polda Jateng Pastikan Jaringan Gembong Narkoba Fredy Pratama

Pada PPDB tahun ajaran 2024/2025 ini, Pemprov Jateng membuka 225.230 kursi untuk calon peserta didik baru jenjang SMA/SMK negeri. Jumlah kuota tahun ini sebesar 41,62 persen dari jumlah lulusan SMP yang berkisar 541.073 orang.

Ada empat jalur dalam PPDB 2024 sebagaimana tahun-tahun lalu. Untuk SMA ada jalur zonasi minimal 55 persen, jalur afirmasi minimal 20 persen terbagi untuk siswa miskin 15 persen, anak tidak sekolah 2 persen dan anak panti 3 persen. Jalur prestasi maksimal 20 persen serta jalur perpindahan tugas orang tua siswa maksimal 5 persen.

Untuk jenjang SMK jalur prestasi minimal 75 persen, jalur afirmasi maksimal 15 persen terdiri dari siswa miskin 10 persn, anak tidak sekolah 2 persen dan anak panti 3 persen. Adapula penerimaan berdasar domisili terdekat dari sekolah maksimal 10 persen, terdiri dari 8 persen domisili terdekat dan 2 persen untuk anak guru atau tenaga kependidikan.

BACA JUGA:   BKKBN Jateng Libatkan 11 Ribu Anggota Perkumpulan Juang Kencana Tangani Persoalan Stunting

Adapun tahapan PPDB SMA/SMK Jateng dimulai dari pengumuman pada 6 Juni 2024. Lalu pada 11-24 pendaftaran dan pembuatan akun online dan aktivasi akun ppdb.jatengprov.go.id . Aada 24-27 Juni adalah proses pendaftaran dan perubahan pilihan sekolah.

Kemudian, pada 28-30 Juni, memasuki masa tenang. Pengumuman seleksi PPDB dijadwalkan 1 Juli 2024. Adapun daftar ulang dimulai pada 3-12 Juli 2024. Sedangkan, 15 Juli 2024 adalah masa pengumuman daftar cadangan.

Dilanjutkan 16-17 Juli 2024 adalah daftar ulang bagi peserta CPD cadangan. Selanjutnya Disikbud Jateng menargetkan masa awal tahun ajaran baru 2024/2025 bisa dimulai pada tanggal 22 Juli 2024.

Share this Article