Ad imageAd image

Dukung Konversi Motor Listrik, ESDM Jateng Berdayakan Anak SMK Ciptakan Ahli Mekanik

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 826 Views
2 Min Read
Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Jawa Tengah, Endro Hudiyono. (Foto: Dok. Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mendukung konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi listrik. Salah satu bentuk dukungannya yaitu menciptakan ahli mekanik dari siswa SMK.

Sekretaris Dinas ESDM Provinsi Jateng, Endro Hudiyono mengatakan, konversi motor listrik tidak hanya soal memproduksi barang atau kendaraannya. Namun juga menyiapkan mekanik yang ahli merancang mesin.

Maka dari itu, pihaknya berkomitmen memberdayakan anak-anak SMK di Jateng untuk dibekali pelatihan agar nantinya bisa ahli mesin. Ini untuk mendukung program pemerintah pusat soal konversi kendaraan listrik.

BACA JUGA:   Jateng Miliki 3.500 Unit Kendaraan Listrik, Dukung Transisi Energi Ramah Lingkungan

“Jadi ada kerja sama dengan kementerian ESDM bagaimana anak-anak SMK diberi pelatihan. Harapannya ke depan ada sertifikatnya, jadi ketika lulus dia terampil, sudah bisa join in dengan teknologi yang ada,” kata Endro.

Dalam memberikan pembekalan SDM ke anak-anak SMK, pihaknya bekerja sama dengan Kementerian ESDM. Menurutnya, ketersediaan mekanik dan bengkel yang tersertifikasi sangat penting mendukung program tersebut.

Pelatihan yang sudah dilakukan yaitu untuk siswa SMK di Kota Semarang, Surakarta, dan Pekalongan. Ke depan targetnya akan diperluas lagi dengan menyasar SMK di daerah lain.

BACA JUGA:   Pemerintah Targetkan 150 Ribu Motor BBM Konversi ke Listrik Tahun 2024

Endro berharap pembekalan mengenai teknik mesin kendaraan listrik untuk siswa SMK ini bisa memunculkan SDM yang kompeten guna menyukseskan peralihan kendaraan BBM menuju kendaraan listrik.

“Jadi bukan hanya kendaraan listrik animo masyarakat bagaimana, kemudian yang laku berapa. Tapi kalau infrastruktur tidak disediakan percuma, maka mekaniknya di-support anak SMK di Jawa Tengah banyak kok ya itu diberikan pelatihan,” katanya.

Share this Article
Leave a comment