Ad imageAd image

Dugaan Manipulasi 502 Ribu Pemilih Jateng Diseret di Sidang Sengketa Pemilu

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 663 Views
2 Min Read
Komisioner Bawaslu Jawa Tengah, Muhammad Rofiuddin. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Dugaan manipulasi sebanyak 502.564 daftar pemilih tetap (DPT) di Jawa Tengah (Jateng) dalam perhelatan Pemilu 2024 saat ini bergulir di Sidang Sengketa Hasil Pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Proses ini berawal dari temuan Tim Hukum Anies-Muhaimin Jateng yang dilaporkan ke Bawaslu Jateng pada awal Februari 2024 lalu. Dugaan 502 ribu data pemilih janggal itu sudah melalui sidang dan putusan.

Pada 6 Maret 2024, Bawaslu Jateng memutuskan KPU Jateng sebagai terlapor terbukti tidak bersalah dalam dugaan memanipulasi 502 ribu DPT tersebut.

BACA JUGA:   PC Satria Gerindra Kota Magelang Usulkan Sudaryono Bertarung di Pilgub Jateng

Putusan inilah yang membuat Tim Hukum pasangan calon presiden nomor urut 1, Anies-Muhaimin menyeret kasus tersebut ke Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di MK.

“Putusan Bawaslu (yang menyatakan KPU Jateng tidak bersalah soal manipulasi DPT) beberapa waktu lalu juga menjadi pokok permohonan konstitusi oleh salah satu pasangan calon,” ujar Komisioner Bawaslu Jateng, Muhammad Rofiuddin.

Dia mengatakan, Bawaslu Jateng sudah siap memberikan keterangan pada Sidang Sengketa Hasil Pemilu 2024 di MK. Pihaknya akan menghormati proses hukum yang terjadi.

BACA JUGA:   Pengamat Politik Ingatkan Ganjar Masih Punya PR di Jateng, Kemiskinan dan Infrastrukur Perlu Dibenahi

“Tapi kan Bawaslu sudah menyatakan bahwa dugaan manipulasi tersebut tidak terbukti dilakukan oleh KPU selaku terlapor,” ungkap Rofiuddin.

Menurutnya, seluruh proses dan tahapan Pemilu 2024 di Jateng sesuai prosedur dan mekanisme. Sehingga pihaknya waktu itu memutuskan KPU Jateng tidak bersalah soal dugaan manipulasi 502 ribu DPT.

“Karena kita melihat bahwa proses DPT itu sudah sesuai dengan tata cara, struktur, dan mekanisme yang sesuai dengan undang-undang,” tandas Rofiuddin.

Saat ini MK masih menggelar Sidang PHPU 2024 di Gedung MK, Jakarta. Hakim MK memeriksa saksi dan ahli dari sejumlah pihak yang terlibat dalam gugatan yang dilayangkan Tim Pembela Anies-Muhaimin dan Tim Pembela Ganjar-Mahfud

BACA JUGA:   Pemilu 2024 Sebentar Lagi, Polda Jateng Berikan Enam Pilar
Share this Article
Leave a comment