INDORAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) kembali melantik ratusan aparatur baru. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, resmi melantik 223 kepala sekolah, 345 PPPK, 28 pejabat fungsional, dan dua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Senin (10/11/2025).
Dari ratusan ASN tersebut, terdapat dua guru difabel yang mengungkapkan rasa syukur karena akhirnya resmi menjadi bagian dari abdi negara.
Salah satunya adalah Umi Nur Khalifah, guru di SLB Karanganyar, yang merasa bahagia atas pelantikan tersebut. Dengan tanggung jawab barunya, ia berharap bisa memberikan manfaat lebih besar kepada para siswanya.
“Syukur dan harapannya semoga saya bisa berkontribusi di masyarakat, meskipun dengan hambatan yang saya miliki, serta bisa menginspirasi teman-teman difabel dan generasi yang saya bina,” ujarnya.
Setelah dilantik sebagai ASN, Umi berencana memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendukung proses belajar dan perkembangan anak-anak didiknya.
Sementara itu, Rasino, guru karawitan dan pedalangan yang telah mengajar hampir sepuluh tahun di SMK Negeri 8 Surakarta, turut menyampaikan rasa bangganya setelah resmi menjadi ASN.
“Saya cukup bangga juga, di samping itu setelah dilantik sebagai ASN, tanggung jawab saya jadi lebih besar. Semoga saya bisa terus meningkatkan kompetensi,” tuturnya.
Kini, Rasino mendapatkan penugasan baru di SMK Negeri 1 Karanganyar. Ia berharap dapat beradaptasi dengan cepat dan memberikan bekal keterampilan hidup yang berguna bagi para siswanya di masa depan.
Jaga Integritas
Acara pelantikan 598 ASN tersebut digelar secara daring dan luring di Grhadika Bhakti Praja, Semarang. Dalam sambutannya, Sekda Jateng Sumarno berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik selalu menjaga integritas dalam melaksanakan tugas.
“Tidak hanya kepada teman-teman, terhadap saya sendiri pun integritas harus selalu diingat. Integritas adalah kunci keberhasilan dan dasar untuk menjaga amanah, terutama bagi yang mendapat amanah baru,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah untuk menjadi teladan, tidak hanya bagi siswa dan sesama guru, tetapi juga dalam hal administrasi serta pengelolaan keuangan sekolah.
Dalam kesempatan tersebut, dua kepala OPD baru juga dilantik. Nadi Santoso kini menjabat sebagai Kepala Dispermasdesdukcapil Jateng, menggantikan Tri Harso Widirahmanto yang berpindah posisi menjadi Kepala Satpol PP Jateng. Sebelumnya, Nadi menjabat sebagai Kepala Bappenda Jateng.
“Sebenarnya yang kemarin sudah dilantik Pak Gubernur itu tertunda, karena masih ada persyaratan yang perlu disampaikan ke BKN. Sekarang sudah turun. Selanjutnya kita masih menunggu SOTK—Peraturan Gubernurnya masih berproses di Kementerian Dalam Negeri. Setelah itu baru akan kita isi secara keseluruhan bersama Pak Gubernur,” pungkas Sumarno.


