Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Dua Guru Difabel Resmi Jadi ASN Jateng, Wujudkan Mimpi Mengabdi untuk Negeri
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Dua Guru Difabel Resmi Jadi ASN Jateng, Wujudkan Mimpi Mengabdi untuk Negeri

By Redaksi Indoraya
Selasa, 11 Nov 2025
Share
3 Min Read
Dua Guru Difabel Resmi Jadi ASN Jateng, Wujudkan Mimpi Mengabdi untuk Negeri. (Foto: Pemprov Jateng)
SHARE

INDORAYA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) kembali melantik ratusan aparatur baru. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, resmi melantik 223 kepala sekolah, 345 PPPK, 28 pejabat fungsional, dan dua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Senin (10/11/2025).

Dari ratusan ASN tersebut, terdapat dua guru difabel yang mengungkapkan rasa syukur karena akhirnya resmi menjadi bagian dari abdi negara.

Salah satunya adalah Umi Nur Khalifah, guru di SLB Karanganyar, yang merasa bahagia atas pelantikan tersebut. Dengan tanggung jawab barunya, ia berharap bisa memberikan manfaat lebih besar kepada para siswanya.

“Syukur dan harapannya semoga saya bisa berkontribusi di masyarakat, meskipun dengan hambatan yang saya miliki, serta bisa menginspirasi teman-teman difabel dan generasi yang saya bina,” ujarnya.

Setelah dilantik sebagai ASN, Umi berencana memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendukung proses belajar dan perkembangan anak-anak didiknya.

Sementara itu, Rasino, guru karawitan dan pedalangan yang telah mengajar hampir sepuluh tahun di SMK Negeri 8 Surakarta, turut menyampaikan rasa bangganya setelah resmi menjadi ASN.

“Saya cukup bangga juga, di samping itu setelah dilantik sebagai ASN, tanggung jawab saya jadi lebih besar. Semoga saya bisa terus meningkatkan kompetensi,” tuturnya.

Kini, Rasino mendapatkan penugasan baru di SMK Negeri 1 Karanganyar. Ia berharap dapat beradaptasi dengan cepat dan memberikan bekal keterampilan hidup yang berguna bagi para siswanya di masa depan.

Jaga Integritas

Acara pelantikan 598 ASN tersebut digelar secara daring dan luring di Grhadika Bhakti Praja, Semarang. Dalam sambutannya, Sekda Jateng Sumarno berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik selalu menjaga integritas dalam melaksanakan tugas.

“Tidak hanya kepada teman-teman, terhadap saya sendiri pun integritas harus selalu diingat. Integritas adalah kunci keberhasilan dan dasar untuk menjaga amanah, terutama bagi yang mendapat amanah baru,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran kepala sekolah untuk menjadi teladan, tidak hanya bagi siswa dan sesama guru, tetapi juga dalam hal administrasi serta pengelolaan keuangan sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, dua kepala OPD baru juga dilantik. Nadi Santoso kini menjabat sebagai Kepala Dispermasdesdukcapil Jateng, menggantikan Tri Harso Widirahmanto yang berpindah posisi menjadi Kepala Satpol PP Jateng. Sebelumnya, Nadi menjabat sebagai Kepala Bappenda Jateng.

“Sebenarnya yang kemarin sudah dilantik Pak Gubernur itu tertunda, karena masih ada persyaratan yang perlu disampaikan ke BKN. Sekarang sudah turun. Selanjutnya kita masih menunggu SOTK—Peraturan Gubernurnya masih berproses di Kementerian Dalam Negeri. Setelah itu baru akan kita isi secara keseluruhan bersama Pak Gubernur,” pungkas Sumarno.

TAGGED:ASN JatengPemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng)
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026
  • Berdiri di Atas Saluran Air, Lapak PKL Pasar Kobong Semarang Dirobohkan Satpol PP Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?