Ad imageAd image

Disambut Hangat, Partai Demokrat Bakal Pertimbangkan Gabung Koalisi Prabowo

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 856 Views
2 Min Read
Wasekjen Demokrat Jansen Sitindaon. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Partai Golkar mengungkapkan akan ada satu partai lagi yang akan bergabung ke koalisi mendukung bacapres Prabowo Subianto. PAN berharap partai tersebut adalah Partai Demokrat (PD).

Di sisi lain, Partai Demokrat melalui Wasekjen Demokrat Jansen Sitindaon berterima kasih, baik kepada Golkar maupun PAN.

“Pertama, tentu kami ucapkan terima kasih ya atas ajakan dari sahabat kami Golkar dan PAN termasuk beberapa waktu lalu juga Gerindra selaku para members dari koalisi pak Prabowo,” ujarnya, kepada wartawan, Jumat (15/9/2023).

Jansen menyambut baik ajakan kedua partai itu. Katanya, sambutan hangat itu bisa menjadi pertimbangan Partai Demokrat kemana selanjutnya akan berlabuh.

“Sambutan dan ajakan hangat seperti ini tentu saja akan jadi bahan pertimbangan untuk kami dalam mengambil keputusan,” papar dia.

“Karena namanya kerjasama, apalagi ke depan akan jalan bareng untuk pemenangan, tentu saja adanya perasaan nyaman, sederajat, sepamahaman dan sambutan hangat begini akan jadi salah satu pertimbangan bagi kami dalam mengambil keputusan,” tambahnya.

Namun, Jansen juga menyampaikan saat ini partainya belum menentukan akan bergabung dengan koalisi mana. Kata dia, internal Demokrat masih membahasnya.

Jansen lalu mengungkit bahwa Demokrat pernah mendukung dua bacapres Prabowo maupun Ganjar. Pada Pilpres 2019 lalu, Demokrat mendukung Prabowo Subianto. Sementara pada Pilgub Jawa Tengah 2018, Demokrat mengusung Ganjar Pranowo.

“Jadi untuk kedua kandidat ini sebenarnya kami sudah pernah punya sejarah mendukung mereka. Jadi bagi kami, mereka berdua ini bukan sosok gelap yang belum kami kenal sama sekali,” kata dia.

Sementara itu, Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani juga belum memberikan titik terang mengenai capres mana yang akan diusung Demokrat. Partai Demokrat masih menjalin komunikasi dengan kedua koalisi, baik Koalisi Indonesia Maju (poros pendukung Prabowo), maupun koalisi pendukung Ganjar.

“Dari dua poros koalisi ini sudah ada tawaran dan pembicaraan, dan telah dilakukan penjajakan,” ujar dia.

Share this Article