Ad imageAd image

Direktur Bulog: Harga Beras Sulit Turun ke Harga Seperti Tahun Lalu

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 840 Views
2 Min Read
Ilustrasi (Dok. Isitimewa)

INDORAYA – Direktur Utama Perum Badan Urusan Logistik (BULOG) Bayu Krisnamurthi, menyebut pihaknya memprediksi bahwa harga beras sulit turun ke level tahun lalu.

“Menurut perhitungan kami, di BULOG, harga itu akan sulit untuk kembali ke titik semula seperti setahun yang lalu,” kata Bayu dalam Bincang BUMN, Jakarta, Senin (18/3/2024).

Dia menyebut, hal itu tidak hanya terjadi pada beras. Sejumlah harga komoditas dunia juga ikut naik tahun ini, mulai dari bahan bakar, pupuk, kakao, hingga minyak goreng.

BACA JUGA:   Panen Raya Harga Beras Masih Naik, Jokowi Masih Cari Tahu Pemicunya!

Bayu menilai, harga beras sulit turun karena berbagai faktor, salah satunya upah tenaga kerja. Menurutnya, faktor itu menjadi penyebab terbesar harga pokok produksi beras meningkat.

“Yang paling besar adalah ongkos tenaga kerja, ini kira-kira hampir 50 persen,” tambahnya.

Dia melanjutnya, harga sewa lahan juga ikut melonjak. Bayu mengungkapkan, banyak dari konversi celahan sawah yang dijadikan perumahan sehingga membuat lahan tanam padi menjadi ikut terpangkas.

“Itu (transformasi sawah menuju perumahan) pastikan lahannya makin sedikit, maka sewa lahan akan menjadi lebih mahal,” jelas dia.

BACA JUGA:   Pedagang di Kota Semarang Sebut Harga Beras Naik 10 Persen

Bayu kemudian membeberkan Bulog saat ini memiliki cadangan sekitar 1 juta ton.

Sebagai informasi, distribusi beras tertinggi saat ini masih ada di rumah tangga dengan kisaran 50 persen dari stok nasional. Disusul oleh sejumlah lembaga yang memanfaatkan beras, seperti restoran, hotel, rumah sakit, hingga santri. Kemudian, ada dari sisi pedagang. Setelahnya merupakan hak pemerintah.

Harga beras juga meningkat akhir-akhir ini, salah satunya disebabkan oleh adanya fenomena El Nino. Peristiwa itu, memaksa pemerintah untuk kembali mengimpor beras sebanyak 1,6 juta ton. Angka itu membuat total kuota impor beras pada 2024 naik menjadi 3,6 juta ton.

BACA JUGA:   Jika Ada Panen Raya, Harga Beras Hanya Bisa Turun Rp200

Menurut data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga rata-rata beras di pasar tradisional saat ini berkisar antara Rp13.800 hingga Rp19.500 per kilogram. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp10.550 hingga Rp17.400 per kilogram.

Share this Article
Leave a comment