Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Diikuti 1 Juta Lebih Mahasiswa, Gojek Luncurkan Gojek Ambasador, Ini Tujuannya
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Ekonomi

Diikuti 1 Juta Lebih Mahasiswa, Gojek Luncurkan Gojek Ambasador, Ini Tujuannya

By Dickri Tifani
Senin, 14 Okt 2024
Share
5 Min Read
Gojek, layanan on demand dari Grup GoTo (BEI: GOTO) ekosistem ternama di Asia Tenggara, kembali meluncurkan program Gojek Ambassador. (Foto: Gojek)
SHARE

INDORAYA – Gojek, layanan on demand dari Grup GoTo (BEI: GOTO) ekosistem ternama di Asia Tenggara, kembali meluncurkan program Gojek Ambassador.

Peluncuran ini dilakukan setelah sukses diikuti oleh lebih dari 1 juta mahasiswa, kesempatan magang bagi puluhan mahasiswa, tabungan pendidikan serta memudahkan keseharian di dunia perkuliahan.

Melalui program ini, Gojek ingin membantu generasi muda dalam melewati dinamika perkuliahan melalui pemanfaatan solusi produk Hemat, ragam self development training, kesempatan magang serta membuka akses teknologi digital melalui ekosistem Gojek.

Gojek Ambassador adalah program Gojek yang bertujuan untuk memfasilitasi generasi muda dalam mengembangkan keterampilan teknis dan non-teknis, serta berkesempatan memenangkan Tabungan Pendidikan dan kesempatan Magang di wilayah operasional Gojek. Periode Gojek Ambassador dimulai pada 15 Oktober dan ditutup pada 14 Desember 2024.

Area Head Gojek Semarang, Nur Adriansyah menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di era globalisasi seperti saat ini. Apalagi, kata dia, Gojek merupakan karya anak bangsa asli Indonesia itu juga memiliki tagline “Berjuang Untuk Indonesia”. Sehingga, perusahaan ini mampu memahami tantangan yang dihadapi generasi muda.

“Berbagai tantangan baru akan dihadapi berdasarkan kemajuan teknologi dan persebaran informasi yang lebih mudah diakses. Di mana masa perkuliahan, generasi muda akan dihadapkan pada kompetisi untuk dituntut lebih kreatif dan mampu memanfaatkan teknologi untuk bisa menunjukkan jati diri dan kemampuannya,” ujarnya melalui keterangan resminya, Senin (19/10/2024).

Tahun ini, Gojek Ambassador menyuguhkan ragam solusi hemat yang bisa memudahkan hidup sehari-hari, seperti GoFood Pas yaitu paket hemat dengan harga yang pas Rp22 ribu sudah termasuk ongkos kirim.

Dengan GoFood PAS, para mahasiswa dapat menikmati ragam menu kuliner lengkap yang telah dikurasi dan mengenyangkan dari resto pilihan. Selain itu, mereka bisa bepergian nyaman dengan harga yang lebih ekonomis dengan menggunakan GoCar Hemat atau Goride Hemat.

“Kami paham, selain tuntutan tersebut generasi muda tetap harus menjalankan padatnya jadwal perkuliahan. Mereka butuh sarana dalam mendukung aktivitasnya, oleh Karena itu, Gojek Ambassador hadir memudahkan kegiatan sehari-hari para mahasiswa dengan memanfaatkan solusi hemat sehingga mereka bisa fokus dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas diri. Selain itu, mereka juga dapat kesempatan jadi bagian dari ekosistem teknologi digital di Indonesia dengan belajar langsung dari para ahli terbaik di industri ini,” sambung dia.

Adapun mahasiswa yang terpilih menjadi Gojek Ambassador adalah mereka yang telah mengikuti tantangan Gojek Setiap Hari pada periode 15 Juli sampai dengan 30 September.

Mereka akan mendapatkan sejumlah manfaat menarik di antaranya, uang saku, voucher Gojek (GoFood, GoRide, dan GoCar), dan merchandise eksklusif selama periode program biar makin hemat. Mereka juga bisa mendapatkan Self Development Program, berupa peningkatan kompetensi diri, yaitu keterampilan teknis dan non-teknis yang akan menjadi bekal untuk berkarier di dunia teknologi digital, dan dilengkapi dengan sertifikat.

Selain itu, Gojek Ambassador juga memiliki kesempatan untuk memenangkan Grand Prize yang terbagi menjadi dua kategori, yakni pemenang Setiap Kota yang akan mendapatkan saldo GoPay senilai total Rp 6 juta dan pemenang Nasional di mana dua orang terbaik nasional akan mendapatkan tabungan pendidikan, kesempatan untuk mengunjungi Kantor Pusat Gojek di Jakarta, dan kesempatan untuk terlibat langsung dalam program Gojek.

Program Gojek Ambassador tidak hanya berdampak positif terhadap pengembangan diri bagi kalangan muda Indonesia, tetapi juga ikut berkontribusi pada potensi peningkatan pendapatan mitra Gojek dan dampak sosial ekonomi Indonesia.

Nur Andriansyah juga mengungkapkan bahwa Program Gojek Ambassador bukan hanya tentang memberikan kesempatan kepada anak muda untuk berkembang, tetapi juga tentang menciptakan dampak sosial yang positif.

Oleh karena itu, pihaknya percaya program tersebut memberikan kontribusi yang signifikan pada potensi peningkatan pendapatan mitra Gojek dan dampak ekonomi secara sosial di Indonesia.

“Melalui pendidikan dan pelatihan yang kami tawarkan, kami berharap para mahasiswa yang terlibat dalam program ini akan membantu masyarakat lokal, menggerakkan perekonlokal, menggerakkan perekonomian, dan menjadi agen perubahan ke arah yang lebih baik,” tegas Nur Andriansyah.

TAGGED:gojekGojek Ambasador
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • OTT KPK di Pati, Bupati Sudewo Diduga Patok Tarif Jabatan di Pemerintahan Desa Selasa, 20 Jan 2026
  • Bupati Pati Ditangkap KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pelayanan Publik Tetap Jalan Selasa, 20 Jan 2026
  • Jelang Ramadan, Pemprov Jateng Pastikan Ketersediaan Pangan Aman Meski Cuaca Ekstrem Selasa, 20 Jan 2026
  • Tanggapi OTT Bupati Pati, Wagub Jateng Dukung KPK Tegakkan Hukum Selasa, 20 Jan 2026
  • Tembus Rp5,81 Triliun, Realisasi Pendapatan Kota Semarang 2025 Tak Mencapai Target Selasa, 20 Jan 2026
  • Minimalisir Kecelakaan Warga, 528 Lampu Jalan Umum Dipasang di Rembang Selasa, 20 Jan 2026
  • Bajaj Hadirkan Senyum Anak Difabel Lewat Transportasi Inklusif di Semarang Selasa, 20 Jan 2026

Berita Lainnya

Ekonomi

Pemerintah Siapkan Finalisasi Perpres Ojol, Regulasi Tunggu Kesepakatan Gojek–Grab

Senin, 19 Jan 2026
Ekonomi

Utang Pajak Rp25,4 Miliar Lunas, Wajib Pajak yang Disandera di Semarang Sudah Bebas

Sabtu, 17 Jan 2026
Ekonomi

Pulihkan Sawah Pascabanjir, Mentan Tegaskan Negara Gaji Petani Lewat Skema Padat Karya

Sabtu, 17 Jan 2026
Ekonomi

Ekonom Kritik Anggaran MBG 2026 Rp 335 Triliun, Dinilai Cukup Maksimal Rp 8 Triliun

Jumat, 16 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?