INDORAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar Pameran Tanaman Hias di Lapangan Eks Wonderia, Kota Semarang, pada 14 hingga 23 November 2025.
Selama 10 hari, masyarakat dapat menikmati beragam tanaman hias sekaligus mengikuti ajang kontes Anthurium dan Aglonema secara gratis.
Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Semarang, Shoti’ah, mengatakan, kegiatan ini bertujuan menghidupkan kembali antusiasme komunitas pecinta tanaman serta menjadi ruang silaturahmi dan diskusi para penghobi.
“Harapan kami ini bisa menjadi ajang membangkitkan kembali semangat teman-teman komunitas pecinta tanaman, mulai dari anggrek, adenium, aglaonema, bonsai dan sebagainya. Ini juga menjadi ajang silaturahmi, diskusi, dan berbagi pengalaman untuk pengembangan ke depan,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).
Pameran ini melibatkan 72 stan, terdiri atas 42 stan tanaman hias dan 30 stan UMKM serta ekonomi kreatif. Pihaknya berharap, kolaborasi ini dapat mendorong pergerakan ekonomi lokal selama pameran berlangsung.
“Kami menggandeng UMKM dan ekonomi kreatif agar ada pergerakan ekonomi yang bagus selama 10 hari ini,” tambah Shoti’ah.
Selain pameran, dua agenda utama siap menarik perhatian para pecinta tanaman hias, yakni Kontes Anthurium yang akan digelar pada 16 November 2025, dan Kontes Aglonema pada 23 November 2025 sebagai penutup rangkaian kegiatan.

Menurut Shoti’ah, minat masyarakat terhadap tanaman hias masih sangat tinggi. Hal itu terlihat dari ramainya kegiatan serupa yang pernah digelar sebelumnya.
“Antusias masyarakat untuk mengunjungi dan membeli sangat luar biasa. Artinya masyarakat masih mencintai dan hobi memelihara tanaman hias,” jelasnya.
Salah satu peserta pameran dari Istana Anthurium Indonesia, Dewi Putri Sungging, menilai pameran seperti ini sangat membantu pelaku usaha karena bisa bertemu langsung dengan pelanggan sekaligus memperkuat jejaring komunitas.
“Event kayak gini very supportive karena bisa ketemu customer langsung dan guyub sama komunitas,” ujarnya.
Menurut Sungging sapaan akrabnya, saat ini antusias terhadap tanaman, terutama Anthurium Jemani, kembali meningkat karena hadirnya banyak varian hybrid baru.
Istana Anthurium sendiri fokus pada jenis Jemani, Corong, dan Hokey, dengan varian unggulan Jemani Farigata Pink. Produk mereka bahkan telah diekspor ke berbagai negara.
“Sudah kirim ke Thailand, Filipina, Malaysia, Tanzania, sampai Amerika,” ungkapnya.
Ia berharap semakin banyak masyarakat yang menaruh kecintaan pada tanaman untuk menjaga lingkungan.
“Sayangilah bumi dengan memulai menanam,” pesannya.


