Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Diduga Mabuk, WNA China Tabrak Pemotor Hingga Tewas di Semarang, Kini Diperiksa
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Peristiwa

Diduga Mabuk, WNA China Tabrak Pemotor Hingga Tewas di Semarang, Kini Diperiksa

By Dickri Tifani
Jumat, 05 Des 2025
Share
2 Min Read
WNA asal China mengamuk usai menabrak dua sepeda motor hingga meninggal dunia di Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Rabu (3/12/2025). (Foto: infokejadiansmg)
SHARE

INDORAYA – Setelah mengamuk usai menabrak dua pengendara motor di Jalan Abdurahman Saleh, Kalibanteng, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, seorang perempuan warga negara asing (WNA) asal China kini tengah diperiksa oleh aparat kepolisian bersama tim Imigrasi.

Diduga dalam kondisi mabuk, Wi Lili kehilangan kendali saat melintas di Jalan Abdurahman Saleh pada malam 3 Desember. Tabrakan keras dengan dua pemotor pun tak terelakkan, hingga seorang mahasiswi tewas seketika di lokasi kejadian.

Sebelum peristiwa nahas itu terjadi, Wi Lili diketahui sempat menghadiri acara makan bersama teman-temannya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Semarang, Markus Lenggo Rindingpadang.

Markus menjelaskan, terduga pelaku WNA tersebut bukanlah berdomisili di Semarang, melainkan tinggal di Cirebon. Informasi ini diperoleh dari hasil pemeriksaan petugas imigrasi.

“Izin tinggalnya di Cirebon. Dalam penyelidikan diketahui bahwa WN Tiongkok tersebut habis makan makan bersama koleganya. itu info dari bid inteldakim yah bapak ibu,” kata Markus saat dihubungi wartawan melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/12/2025).

Markus menambahkan, Wi Lili tercatat sebagai warga negara China pemegang izin tinggal terbatas (ITAS) yang masih berlaku hingga 14 Oktober 2026.

Selama berada di Indonesia, ia bekerja di sebuah perusahaan yang beroperasi di Cirebon, Jawa Barat.

“WN Tiongkok, Pemegang ITAS berlaku sampai dengan 14 Oktober 2026. Bekerja di salah satu perusahaan di Cirebon. Kemarin Imigrasi Semarang sudah melakukan kordinasi untuk pemeriksaan awal dengan kepolisian,” ungkapnya.

Lebih jauh lagi, kini proses pemeriksaan sedang ditangani pihak kepolisian. Dari hasil penyelidikan tim Imigrasi Semarang, tidak ditemukan pelanggaran izin tinggal.

Kendati demikian, kalau prosesnya sampai mengarah ke dnah hukum, maka Wi Lili akan diberi pendampingan.

“Kejadian tersebut gakumnya ada di kepolisian dalam hal ini di lakalantasnya. Karena tidak ada pelanggaran di izin tinggalnya, pihak imigrasi hanya melakukan pendampingan apabila kasusnya lanjut dan terjadi deportasi,” ungkap Markus.

TAGGED:Berita Semarang TerkiniKecelakaan SemarangWNA ChinaWNA china tabrak motor semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan Minggu, 08 Feb 2026
  • Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran Minggu, 08 Feb 2026
  • Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan Minggu, 08 Feb 2026
  • Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi Minggu, 08 Feb 2026
  • Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro Minggu, 08 Feb 2026

Berita Lainnya

JatengPeristiwa

Wakil Bupati Klaten Berpulang, Ketua Gerindra Jateng: Sosok Pemimpin Muda Berintegritas

Sabtu, 07 Feb 2026
Peristiwa

Nekat Menerobos Jalan Saat Hujan Deras, Remaja Tegal Jatuh ke Selokan, Ditemukan Tewas di Sungai

Kamis, 05 Feb 2026
Peristiwa

Temanggung Siapkan Ribuan Bibit untuk Atasi Lahan Kritis di Lereng Sumbing, Sindoro, hingga Prau

Kamis, 05 Feb 2026
Semarang

Sejarah dan Filosofi Klenteng Hwie Wie Kiong, Saksi Arsitektur Tiongkok Kuno di Pecinan Semarang

Kamis, 05 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?