INDORAYA – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid meminta KPU agar penyiaran debat tidak didominasi satu grup televisi.
Kata dia, pihaknya telah melayangkan surat kepada KPU terkait televisi yang menyiarkan debat capres pada 7 Januari 2024 mendatang.
“Guna kasih pemerataan dan check and balance antara satu group TV dengan group TV yang lain,” ujar Nusron saat dikonfirmasi, pada Minggu (31/12/2023).
Dia pun menerangkan, pada debat capres mendatang, televisi yang menyiarkan debat berada dalam satu grup perusahaan yang sama. Dia pun mengatakan meminta kepada KPU agar dapat menukar di antara stasiun televisi yang ada.
“Kebetulan dalam debat ketiga, penyelenggara TV yang diusulkan KPU adalah group MNC (yaitu) MNC TV, Global TV, Inews TV, RCTI,” kata dia.
“Di mana kebetulan stasiun TV-TV tersebut kebetulan dimiliki satu group. Kita minta agar ditukar dengan TV yang lain, supaya tidak satu group mendominasi total penyelenggara debat,” sambung Nusron.
Kemudian dia menyinggung, MNC Grup merupakan milik dari Hary Tanoesoedibjo atau Ketua Umum Partai Perindo yang merupakan anggota Koalisi pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Nusron pun menyampaikan, hal ini harus menjadi pertimbangan agar penyiaran debat capres tidak didominasi oleh satu grup perusahaan televisi tersebut.
“Berangkat dari berbagai pertimbangan itu lah, kami mengajukan permintaan kepada KPU agar penyelenggara ditukar agar tidak satu group, supaya terhindar dari conflict of interest. TV merupakan public space yang harus digunakan sebagai instrumen demokrasi, harus kita jaga netralitasnya untuk kepentingan proses pematangan demokrasi,” pungkasnya.


