Ad imageAd image

Dibayar Rp 6 Juta, Aksi Pawang Hujan Ini Berhasil Sukseskan Kampanye Prabowo-Gibran

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 889 Views
2 Min Read
Joko Menthek, pawang hujan asal Kota Semarang mengamankan kampanye akbar Prabowo-Gibran di Simpang Lima, Minggu (28/1/2024), dari gangguan cuaca hujan. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Santoso Joko Purnomo yang terkenal dengan sapaan Joko Menthek, seorang pawang hujan di Semarang sering menerima berbagai tawaran atau job untuk menggagalkan hujan. Jasa Joko Menthek sering disewa di beragam acara atau event besar, termasuk kampanye Pemilu 2024.

Aksi Joko Menthek juga berhasil membuat kampanye akbar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, berjalan sukses. Kampanye tersebut digelar di Simpang Lima Kota Semarang, Minggu (28/1/2024) sore.

Terbukti selama kampanye berlangsung, rintik-rintik hujan tidak turun meskipun di kompleks Simpang Lima diselimuti awan hitam. Meskipun langit mendung gelap, tidak ada satu titik air pun yang turun. Kampanye akbar Prabowo-Gibran berjalan sukses tanpa gangguan cuaca.

BACA JUGA:   121 Sekolah Swasta di Semarang Gratis, Kepala Disdik Semarang: Rencana Tambah Sekolah Swasta Gratis

Pria berusia 62 tahun itu mengatakan, dia bertugas mengamankan wilayah Simpang Lima Semarang sejak Sabtu (27/1/2024) malam hingga kampanye selesai pada Minggu (28/1/2024). Selama hampir satu hari dia berjaga di lokasi tersebut.

“Saya di sini bertugas mengamankan cuaca dari tadi malam sampai sekarang (Minggu sore). Kalau saya sudah biasa pengamanan cuaca di Semarang,” katanya saat ditemui di Simpang Lima Semarang.

Adapun cara yang dilakukan agar tidak hujan yaitu dengan memindahkan awan hitam ke wilayah lain. Joko mengklaim, dia memiliki kesaktian untuk memindahkan awan agar hujan tidak turun.

BACA JUGA:   Ratusan Nelayan Semarang Tak Bisa Melaut, DKP Jateng Berikan Bantuan Sembako

“Kita memindahkan angin saja ke tempat lain, kalau kekuatan memang punya sedikit sedikit insyaallah bisa terlaksana,” ungkap warga Kedungmundu, Kota Semarang itu.

Saat ditanya terkait kondisi mendung saat kampanye di Simpang Lima, menurut Joko Menthek ini hal yang biasa. Dia menyebut bahwa hujan akan turun seusai kampanye.

“Saya dari tadi malam dari jam 8 sampai sekarang selesai jam 5 sorean. Habis itu langsung hujan paling. Kalau mendung itu biasa nanti gerimis kecil-kecil terus ilang lagi,” bebernya.

Dia mengaku sering mendapatkan tawaran pengamanan hujan di masa kampanye ini, bahkan nomonalnya terbilang fantastis. Di acara ini Joko Menthek menerima honor sebanyak Rp 6 juta.

BACA JUGA:   Rayakan Ulang Tahun ke-2, Sango Hotel Management Gelar Baksos di Sanggar Yatim Mandiri

“Biasanya saya dibayarnya Rp 1,5 juta. Kalau ini acara besar dibayar Rp 6 juta,” tandas Joko Menthek.

Share this Article
Leave a comment