INDORAYA – Rektor Universitas Kristen Satya Wacana Kota Salatiga, Intiyas Utami bilang, kampusnya akan mendirikan program studi magister di bidang Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.
Hal ini dia katakan saat menerima kunjungan kerja Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Kampus UKSW, Senin (26/1/2026).
Pada momen itu, Wapres Gibran menjadi narasumber utama dalam talk show bertema “Arah Baru Pembangunan Nasional”. Putra Presiden ke-7 RI, Joko Widodo tersebut, juga menyinggung pengembangan teknologi AI di Indonesia.
Rektor UKSW Salatiga, Intiyas Utami mengatakan, peneliti di kampusnya telah banyak menggunakan teknologi berbasis AI untuk mengatasi permasalahan bangsa. Di antaranya AI untuk mendeteksi bencana dan mengatasi tegangan listrik.
Tim peneliti FSN Prodi Magister Sains Data di UKSW, lanjut dia, juga mengembangkan AI Coni Wallet atau Artificial Intelligence Conveyor Mini for Wallet, yaitu sebuah mesin sortir cerdas berbasis kecerdasan buatan.
Sistem ini mampu mendeteksi dan mengklasifikasikan sarang burung walet berdasarkan bentuk dan intensitas bulu secara otomatis dan efisien.
“Akurasi klasifikasi AI ini di atas 90 persen,” kata Intiyas
Rektor perempuan pertama UKSW ini menyampaikan dalam waktu dekat UKSW akan segera membuka program magister di bidang AI.
“Izin Mas Wapres, dalam waktu dekat kita akan dirikan Prodi Magister S2 Kecerdasan Buatan,” ungkap Intiyas.


