Ad imageAd image

Demokrat Soal Yusril Diusulkan Jadi Menko Polhukam: Hak Prerogatif Presiden

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 830 Views
1 Min Read
Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Pj Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Fahri Bachmid, mengusulkan Yusril Ihza Mahendra sebagai Menko Polhukam di kabinet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. Partai Demokrat menegaskan bahwa penunjukan menteri adalah hak prerogatif Prabowo sebagai presiden terpilih.

Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menyatakan partainya menghormati aspirasi dari partai koalisi, termasuk PBB, tetapi penentuan komposisi kabinet sepenuhnya diserahkan kepada Prabowo.

“Penunjukan menteri adalah hak prerogatif Presiden. Kami taat asas,” ujar Kamhar, Kamis (23/5/2024).

BACA JUGA:   Yusril Desak Kakak Cak Imin Soal Dana Desa di Sidang Pilpres

Fahri Bachmid menjelaskan bahwa Yusril layak menjadi Menko Polhukam karena jabatannya sesuai dengan kapasitas dan keilmuannya, serta lebih cocok daripada posisi Jaksa Agung yang terbatas oleh aturan MK yang mensyaratkan Jaksa Agung bebas dari partai politik selama 5 tahun.

Fahri menekankan bahwa usulan tersebut bukan alasan Yusril mundur dari PBB, melainkan keputusan pribadi Yusril.

Share this Article