Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Dari Desa untuk Jawa Tengah: Heri Pudyatmoko Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Akar Rumput
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Dari Desa untuk Jawa Tengah: Heri Pudyatmoko Tekankan Pentingnya Pemberdayaan Akar Rumput

By Ainun Nafisah
Sabtu, 04 Okt 2025
Share
2 Min Read
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko.
SHARE

INDORAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menegaskan bahwa pembangunan sejati Jawa Tengah harus berakar dari desa. Menurutnya, desa adalah fondasi sosial, ekonomi, sekaligus budaya yang selama ini menopang keberlangsungan daerah. Karena itu, pemberdayaan akar rumput menjadi kunci agar pembangunan tidak hanya berhenti pada simbol dan slogan, melainkan benar-benar menghadirkan kesejahteraan.

“Kalau kita bicara Jawa Tengah, jangan hanya lihat kota besar seperti Semarang atau Solo. Lihatlah desa-desa yang menjadi denyut utama kehidupan. Dari desa, lahir ketahanan pangan, kekuatan budaya, dan gotong royong yang menjadi identitas kita,” ujar Heri.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Jawa Tengah memiliki 7.809 desa/kelurahan yang tersebar di 29 kabupaten dan 6 kota. Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen penduduk Jateng masih tinggal di wilayah perdesaan, dengan dominasi sektor pertanian dan UMKM skala kecil sebagai mata pencaharian utama.

Heri menilai, jika desa dibiarkan berjalan sendiri tanpa dukungan kebijakan yang berpihak, kesenjangan pembangunan akan terus melebar.

“Pemberdayaan akar rumput bukan hanya soal bantuan dana, tapi tentang bagaimana regulasi, anggaran, dan program pemerintah memberi ruang desa untuk tumbuh dengan potensinya sendiri,” tegasnya.

Ilustrasi: Anak-anak desa pulang dari pendidikan pesantren.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan komunitas lokal sebagai mitra strategis. Menurut Heri, pengalaman desa dalam menjaga pangan, mengembangkan kerajinan, hingga mengelola wisata lokal adalah modal berharga yang harus difasilitasi.

“Kekuatan desa ada pada kemandiriannya. Tugas kita adalah memastikan regulasi dan anggaran hadir untuk memperkuat, bukan melemahkan,” tambahnya.

Lebih jauh, Heri mendorong agar DPRD bersama pemerintah provinsi menata ulang prioritas pembangunan yang lebih berpihak pada desa. Misalnya dengan memperkuat akses pendidikan di perdesaan, mempermudah pemasaran hasil panen petani, hingga memperluas jaringan digital agar desa tidak tertinggal dalam arus teknologi.

“Kalau desa kuat, Jawa Tengah akan kokoh. Karena desa bukan sekadar halaman belakang, tapi fondasi dari seluruh pembangunan kita,” pungkasnya.

TAGGED:Heri PudyatmokoPembangunan JatengPemberdayaan Desa
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?