Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Daftar 3 Sektor Penyumbang PHK Terbanyak di Indonesia
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Ekonomi

Daftar 3 Sektor Penyumbang PHK Terbanyak di Indonesia

By Redaksi Indoraya
Kamis, 06 Nov 2025
Share
2 Min Read
PHK
SHARE

INDORAYA – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data mengenai tiga sektor yang menjadi penyumbang terbesar kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, menyampaikan bahwa PHK turut memberikan kontribusi terhadap meningkatnya angka pengangguran per Agustus 2025, meskipun ia tidak merinci jumlah pasti kasus PHK yang terjadi di Indonesia.

“Sumber pengangguran Agustus 2025, yang terkena PHK dan masih menganggur 0,77 persen,” ujar Edy dalam Konferensi Pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (5/11).

“Jadi, dari total pengangguran sebesar 0,77 persen adalah yang sebelumnya terkena PHK setahun yang lalu. Pengangguran yang terkena PHK paling banyak berasal dari industri pengolahan, pertambangan, dan perdagangan,” jelasnya.

Meski demikian, Edy tidak menjabarkan secara rinci jumlah kasus PHK di masing-masing sektor tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,46 juta orang per Agustus 2025.

Edy menjelaskan bahwa penduduk usia kerja di Indonesia kini mencapai 218,17 juta orang, meningkat 2,80 juta orang dibandingkan periode Agustus 2024. Dari jumlah tersebut, 154 juta orang termasuk dalam kategori angkatan kerja, sementara 64,17 juta orang lainnya tergolong bukan angkatan kerja.

“Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja menjadi pengangguran, yaitu sebesar 7,46 juta orang atau menurun sekitar 4 ribu orang (4.092 orang) dibandingkan Agustus 2024,” tutur Edy.

“Pada Agustus 2025, terdapat sebanyak 7,46 juta penganggur atau setara dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,85 persen. Angka ini lebih rendah jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (4,91 persen),” sambungnya.

Di sisi lain, tiga sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja baru adalah pertanian, akomodasi dan makan minum, serta industri pengolahan. Masing-masing sektor tersebut mengalami peningkatan jumlah pekerja sebesar 0,49 juta orang, 0,42 juta orang, dan 0,30 juta orang.

TAGGED:phkPHK Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet Sabtu, 06 Des 2025
  • Cerita Warga Semarang Hobi Berburu Tanda Tangan, Koleksi 1.500 Kartu dan 300 Jersey Pemain Sabtu, 06 Des 2025
  • Pemprov Jateng Siapkan Mekanisme Pidana Kerja Sosial untuk Terpidana Hukuman Ringan Sabtu, 06 Des 2025
  • Gubernur Luthfi Bakal Gelar Dialog Rutin dengan Perantau Jateng di Jabodetabek Sabtu, 06 Des 2025
  • LSSFF 2025 Jadikan Lawang Sewu Sebagai Ruang Kreatif Milenial Semarang Sabtu, 06 Des 2025
  • Berdayakan Ekonomi Umat di Jateng, Baznas RI Luncurkan ZCoffee, BMM, dan 1.300 Zmart Sabtu, 06 Des 2025
  • Anggota DPD RI Desak Polisi Jadikan AKBP Basuki Tersangka di Kasus Kematian Dosen Untag Semarang Sabtu, 06 Des 2025

Berita Lainnya

BeritaEkonomiJateng

BI: Inflasi Jateng Turun, Tapi Harga Pangan Masih Jadi Ancaman

Rabu, 03 Des 2025
Ekonomi

BGN: 16.503 SPPG Telah Salurkan Makan Bergizi Gratis ke 47 Juta Warga

Selasa, 02 Des 2025
Ekonomi

Kerugian Ekonomi Banjir Sumatra Tembus Rp68,67 Triliun

Senin, 01 Des 2025
Ekonomi

Meningkat Tajam, Impor Baju Bekas Catat 3.600 Ton pada 2024

Senin, 01 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?