Ad imageAd image

Cuaca Ekstrem Ganggu Jateng, Waspada Hujan Lebat Angin Kencang Hingga 11 Februari

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 713 Views
3 Min Read
Ilustrasi cuaca ekstrem. (Foto: istimewa)

INDORAYA – BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memberikan peringatan dini cuaca ekstrem di Jawa Tengah (Jateng). Hujan lebat disertai petir dan angin kencang ini diprediksi bakal terjadi di wilayah Jateng pada 9 hingga 11 Februari 2024.

Menurut Kepala BMKG Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang ini disebabkan oleh sejumlah faktor. Pertama aktivitas Monsun Asia yang disertai adanya potensi seruakan dingin.

Ini disertai dengan aktifnya Gelombang Atmosfer Rossby Ekuator, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan massa udara basah di wilayah Indonesia bagian barat dan selatan ekuator, termasuk sekitar wilayah Jawa Tengah.

Selain itu, daerah konvergensi dan belokan angin terpantau di sekitar Jawa Tengah. Selanjutnya labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal diamati di Jawa Tengah.

BACA JUGA:   PPDB SMA Negeri Jateng, Disdikbud Ungkap Ada Anak Putus Sekolah Tetap Tidak Mau Sekolah

“Kondisi di atas menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang – lebat yang dapat disertai petir atau kilat dan angin kencang di beberapa wilayah Jawa Tengah selama periode 9 – 11 Februari 2024,” kata Yoga Sambodo dalam keterangan yang diterima Indoraya.news, Jumat (9/2/2024).

Dengan kondisi ini, BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Jateng karena hal ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

“BMKG menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, dan angin kencang terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana,” ungkap Yoga Sambodo.

BACA JUGA:   Fokus Garap Sport Tourism, Disporapar Jateng Targetkan 60 Juta Kunjungan Wisatawan

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau seluruh masyarakat di Jawa Tengah untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini. Masyarakat diimbau mengakses prakiraan cuaca melalui website maupun media sosial BMKG.

Secara lebih rinci, berikut peta sebaran prakiraan cuaca ekstrem di Jawa Tengah menurut BMKG Ahmad Yani Semarang:

9 Februari 2024:
Cilacap, Brebes, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Karanganyar, Sragen, Purwodadi, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Kabupaten/Kota Semarang, Temanggung, Kendal, Batang, Salatiga, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Purworejo, Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Kabupaten/Kota Tegal, Blora, Wonogiri

BACA JUGA:   Rob di Pesisir Selatan Jateng-DIY 18-24 Mei, BMKG Imbau Masyarakat Waspada 

10 Februari 2024:
Cilacap, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, Kendal, Batang, Temanggung, Pemalang, Jepara, Sragen, Purwodadi, Blora, Kabupaten/Kota Semarang, Salatiga, Kabupaten/Kota Magelang, Purworejo, Karanganyar, Sukoharjo, Klaten, Batang, Brebes, Kabupaten/Kota Tegal, Demak, Pati, Kudus, Purbalingga, Wonogiri, Rembang,

11 Februari 2024:
Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kabupaten/Kota Magelang, Boyolali, Grobogan, Pati, Jepara, Demak, Pati, Kudus, Blora, Rembang, Temanggung, Salatiga, Kabupaten/Kota Semarang, Kendal, Batang, Pemalang, Kab. Pekalongan, Kabupaten Tegal, Brebes, Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, Sragen, Klaten, Purworejo

Share this Article
Leave a comment