Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Cegah Provokator, Hendi Redam Kader PDIP Turun Pasca Kejadian Mantan Ketua DPC Gerindra Diduga Pukul Kader PDIP
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
PolitikSemarang

Cegah Provokator, Hendi Redam Kader PDIP Turun Pasca Kejadian Mantan Ketua DPC Gerindra Diduga Pukul Kader PDIP

By Dickri Tifani
Senin, 11 Sep 2023
Share
3 Min Read
Ketua DPC PDIP Kota Semarang Hendrar Prihadi menanggapi kejadian mantan Ketua DPC Gerindra Kota Semarang ribut dengan kadernya, Senin (11/9/2023). (Foto: Dickri Tifani Badi/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Pasca kejadian mantan Ketua DPC Partai Gerindra Joko Santoso diduga memukul seorang kader PDIP, Suparjianto.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan bahwa kejadian salah seorang kadernya, diduga menjadi korban pemukulan oleh salah seorang politisi Gerindra itu ramai di pemberitaan.

Hal itu membuat kader PDI Perjuangan dari Yogyakarta dan daerah lainnya mendengar dan ingin turun langsung mengatasi persoalan tersebut.

Kendati demikian, Hendi, sapaan akrab Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Semarang ini langsung meredam kader partainya dari Ibu Kota Jawa Tengah maupun luar daerah agar tidak turun.

Tujuannya yakni agar tidak mau terprovokasi pasca kejadian mantan Ketua DPC Gerindra Kota Semarang dengan kadernya.

“Saya meredam enggak hanya Kota Semarang. Yogyakarta (kader PDIP) dan wilayah Kota/kabupaten mau turun, saya bilang enggak usah. Perintah pimpinan minta diselesaikan secara hukum,” ungkap Hendi saat ditemui di Kota Semarang, Senin (11/9/2023).

Meski telah mencegah agar kader PDIP tidak turun, Kepala LKPP ini mengaku pihaknya tidak rela apabila partainya diperlakukan semacam peristiwa pada Jumat kemarin. Dikarenakan, menurutnya marwah partainya harus dijunjung tinggi dengan baik.

“Tapi dasarnya kami tidak rela. Marwah partai kami harus dijunjung dengan baik. Kita tidak melawan sebuah perjuangan keras loh,” beber Hendi.

Adapun Hendi mendapatkan informasi kejadian tersebut ketika ada laporan dari kader dan pengurus partainya di tingkatan Kota Semarang, pada Jumat kemarin, sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat mendapatkan laporan, ia lantas bertanya penyebab dari peristiwa mantan Ketua DPC Gerindra Kota Semarang itu diduga memukul salah seorang kader PDIP.

Ternyata informasi Hendi peroleh, penyebab awalnya ialah pemasangan bendera partai yang kemudian diduga dipukul oleh seorang politisi dari Gerindra.

“Kenapa saya tanya? Karena memasang bendera partai. Loh masang bendera partai kok ngga boleh? Terus dipukul. Memang salahnya apa? Kemudian kami lapor pimpinan,” katanya.

Hasil dari laporan pimpinan PDIP, Hendi menjelaskan ada dua hal langkah menyikapinya terkait kejadian itu. Pertama, pimpinan PDIP meminta agar bisa ciptakan kondusifitas dan tidak usah terpancing.

“Selain itu juga segera laporkan ke pihak berwajib agar diproses hukum. Kami sudah melaksanakan dua langlah tersebut. Harapannya, ada keadilan, pemukulnya harus diberi sanksi. Tapi saya baca di media online, yang mukulnya membantah. Silahkan saja itu haknya dia. Biar kepolisian yang membuktikan karena ada rekaman CCTV, ada bekas benjolan kader saya,” pungkasnya.

TAGGED:Berita Semarang TerbaruBerita Semarang TerkiniDugaan Pemukulan kader PDIPmantan Ketua DPC Partai Gerindra Joko Santosopdip
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Eks Kepala BMKG Ingatkan Banjir di Sumatra Bisa Terjadi di Jawa hingga Papua Jumat, 05 Des 2025
  • Polisi Dalami Dugaan WNA China Mabuk Tewaskan Pengendara Motor di Semarang Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Rancang Kompleks Olahraga Raksasa Seluas 500 Hektar Jumat, 05 Des 2025
  • Prabowo Siapkan 200 Helikopter Baru untuk Perkuat Respons Bencana Jumat, 05 Des 2025
  • Alumnus Unnes Tewas Ditabrak WNA China, Kelurga Sedih Kenang Memori Wisuda Sang Anak Jumat, 05 Des 2025
  • Jelang Nataru, KAI dan DJKA Ramp Check Fasilitas Kereta Jumat, 05 Des 2025
  • Ayah Tiri di Pemalang Setubuhi Anak Tirinya, Terbongkar Usai Sang Bocah Menangis Jumat, 05 Des 2025

Berita Lainnya

Peristiwa

Polisi Dalami Dugaan WNA China Mabuk Tewaskan Pengendara Motor di Semarang

Jumat, 05 Des 2025
Peristiwa

Alumnus Unnes Tewas Ditabrak WNA China, Kelurga Sedih Kenang Memori Wisuda Sang Anak

Jumat, 05 Des 2025
Semarang

Jelang Nataru, KAI dan DJKA Ramp Check Fasilitas Kereta

Jumat, 05 Des 2025
Peristiwa

Baru Lulus Kuliah, Riyanto Berduka Anaknya Tewas Usai Ditabrak WNA China di Semarang

Jumat, 05 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?