Ad imageAd image

Cegah Abrasi Pantai, Mahasiswa Pecinta Alam Tanam Ribuan Mangrove di Pesisir Semarang

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 603 Views
3 Min Read
Mahasiswa pecinta alam dari berbagai kampus di Kota Semarang menanam pohon mangrove di Pantai Mangunharjo, Mangkang Wetan, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Tugu, Selasa (11/6/2024). (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – Mahasiswa pecinta alam dari berbagai kampus di Kota Semarang bersama Trees4trees atau Yayasan Bumi Hijau Lestari melakukan aksi penanaman ribuan pohon mangrove dan cemara guna mencegah abrasi pantai.

Penanaman dilakukan di wilayah pesisir Kota Semarang, yakni Pantai Mangunharjo, Mangkang Wetan Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu, Selasa (11/6/2024). Aksi ini bertujuan mengembalikan ekosistem alam di wilayah pesisir.

Mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Dwi Mentari Maharani mengaku senang bisa mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, penanaman mangrove sangat penting untuk bisa mengurangi terjadinya abrasi pantai.

Pada momen ini, Mentari menanam pohon mangrove jenis rhizophora. Ini juga menjadi pengalaman pertama. Selain bisa menjaga kelestarian alam, agenda ini juga bisa menambah wawasan.

BACA JUGA:   Aksi Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Pecinta Alam Ingatkan Kandidat Calon Gubernur Jateng

“Saya ikut keinginan sendiri, karena menambah pengalaman, skill dan relasi,” kata mahasiswa asal Kalimantan tersebut.

Selaku penyelenggara, Project Manajer Trees4Trees, Adi Ghani Rahman mengaku kegiatan ini bertujuan memperingati perayaan ulang tahun Trees4Trees sekaligus Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2024 lalu.

Pada kesempatan ini, jumlah tanam yang ditanam ialah 2.000 mangrove dan 1.000 cemara. Penanaman sengaja difokuskan di Pantai Mangunharjo karena lokasinya sudah siap untuk ditanami mangrove.

“Di sini sudah ada kelompok petani mangrove yang sudah memiliki kemampuan teknis dari mulai pemilihan lokasi penanaman hingga untuk menjaganya,” kata Adi Ghani.

BACA JUGA:   Aksi Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Pecinta Alam Ingatkan Kandidat Calon Gubernur Jateng

Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Mangrove Lestari, Adib berkata, adanya mangrove ini bisa menahan ombak dan mengurangi terjadinya abrasi sehingga membantu kelompok tani dan nelayan.

“Selain menahan ombak, dibawahnya mangrove ini bisa tumbuh seperti udang, Kepiting dan ikan (muncul ekosistem baru),” beber dia.

Sehingga, hadirnya mangrove yang telah mulai ditanam oleh kelompok tani sejak tahun 2014 lalu tersebut sekarang mulai mampu menjadi suatu ekosistem.

“Ekosistem, tambak membaik. Tentunya praktik penanaman ini berangkat dari sponsor atau CSR yang membantu kita,” ujar Adib.

BACA JUGA:   Aksi Suarakan Isu Lingkungan, Mahasiswa Pecinta Alam Ingatkan Kandidat Calon Gubernur Jateng

Setelah adanya dukungan dari luar seperti ini, dia bersama kelompok Tani Mangrove Lestari bakal selalu menjaga dan merawat tanaman tersebut.

“Seperti setelah penanaman seperti ini, nanti setelah satu minggu kita tengok lagi untuk melihat apakah ada yang perlu ditambal sulam atau tidak. Setalah akarnya kuat nanti baru kita tinggal merawat,” tandas Adib.

Share this Article