Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Cedera Kepala hingga Patah Tulang, 5 Korban Bus Cahaya Trans Masih Dirawat Intensif
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Berita

Cedera Kepala hingga Patah Tulang, 5 Korban Bus Cahaya Trans Masih Dirawat Intensif

By Dickri Tifani
Rabu, 24 Des 2025
Share
3 Min Read
Kapolrestabes Semarang, Kombes Syahduddi, menyampaikan perkembangan terbaru para korban kecelakaan bus Cahaya Trans. (Foto: Dickri Tifani Badi/INDORAYA)
SHARE

INDORAYA — Perkembangan terbaru pascakecelakaan bus PO Cahaya Trans di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Senin (22/12/2025) sekitar pukul 00.30 WIB, mengungkap kondisi terkini para korban.

Dalam peristiwa tersebut, 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 12 korban luka telah diizinkan pulang setelah kondisi kesehatannya dinyatakan membaik. Adapun lima korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.

Contents
RS TuguRS ColumbiaRS Elisabeth

“Dari total korban luka, 12 orang telah diizinkan pulang. 16 jenazah korban berhasil diidentifikasi dan dipulangkan ke pihak keluarga,” jelas Kapolrestabes Semarang, Kombes Syahduddi, Selasa (23/12/2025) malam.

“Sementara dari total korban luka, sebanyak 12 orang sudah dinyatakan pulang dan 5 korban masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang,” lanjutbya.

Korban luka yang masih dirawat mengalami cedera serius. Sebagian di antaranya harus menjalani tindakan operasi akibat luka di bagian kepala serta patah kaki dan tangan, sehingga memerlukan perawatan lanjutan.

“Korban yang masih dirawat harus menjalani operasi karena mengalami patah kaki dan patah tangan, sehingga belum diizinkan dokter untuk pulang,” ujarnya.

Berikut rincian korban yang masih menjalani rawat inap:

RS Tugu

  • Marno, pascaoperasi, dirawat di Ruang Anggrek, beralamat di Cibadak RT 01/04 Bogor
  • Nyimas Jihan Hasmini, pascaoperasi, dirawat di Ruang Amarilis Lantai 1, beralamat di Pabuaran RT 10/10 Cibinong

RS Columbia

  • Parwono, beralamat di Kengkeng RT 03/01 Talesan, Purwantoro, Wonogiri
  • Rafi Abdurahman, beralamat di Cluster Lestari Ciputat RT 04/06 Cipayung, Tangerang

RS Elisabeth

  • Mahija Kelana Makantan, masih menjalani perawatan intensif.

Diketahui, tragedi bus maut di Simpang Susun Exit Tol Krapyak kini telah memasuki proses hukum.

Sementara itu, Polrestabes Semarang menetapkan sopir bus PO Cahaya Trans, Gilang Ihsan Faruq (22) sebagai tersangka atas kecelakaan dini hari yang merenggut 16 nyawa penumpang.

Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik merampungkan rangkaian penyelidikan, menggelar perkara, serta mengantongi bukti permulaan yang dinilai cukup. Termasuk keterangan saksi dan barang bukti yang menguatkan adanya unsur pidana pun sudah dikumpulkan.

Dalam pemeriksaan, pengemudi mengakui memacu bus dengan kecepatan tinggi usai melintasi Gerbang Tol Kalikangkung.

Minimnya penguasaan medan di kawasan Simpang Susun Krapyak membuat kendaraan kehilangan kendali saat memasuki jalur menurun dan tikungan.

Sopir mengaku tidak sempat menginjak rem dan hanya berupaya memindahkan transmisi. Namun, posisi bus yang sudah berada di lajur kanan menyebabkan kendaraan oleng, terbalik dan menghantam beton pembatas Exit Tol Krapyak.

TAGGED:Kecelakaan Maut Tol KrapyakUpdate Korban
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gojek Gandeng Dinkes Semarang, Latih Driver Siap Tanggap Darurat di Jalan Minggu, 08 Feb 2026
  • Pemilu 2029 Masih Jauh, Bawaslu–DPRD Semarang Pasang Kuda-Kuda Cegah Pelanggaran Minggu, 08 Feb 2026
  • Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan Minggu, 08 Feb 2026
  • Perkuat Rantai Pasok Ekonomi Lokal, Heri Pudyatmoko Ajak Kolaborasi Semua Pihak Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Perlindungan Perempuan dan Anak di Jawa Tengah Harus Lebih Terintegrasi Minggu, 08 Feb 2026
  • Cegah Kekerasan, Wagub Jateng Minta Fungsi UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Dioptimakan Minggu, 08 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Ingatkan Pentingnya Indikator Kesejahteraan Non-Angka Makro Minggu, 08 Feb 2026

Berita Lainnya

Berita

Jadi Ahli di Singapura hingga AS, Ini Rekam Jejak James Purba sebagai Ahli Kepailitan

Minggu, 08 Feb 2026
Berita

Lawyer Senior Kepailitan James Purba Lulus Doktor, Soroti Kelemahan Regulasi PKPU

Minggu, 08 Feb 2026
Ekonomi

Prabowo Siapkan Lembaga Pengelola Dana Umat, Potensi Disebut Capai Rp500 Triliun per Tahun

Sabtu, 07 Feb 2026
Hukum Kriminal

Anak Tengah di Jakut Tega Racuni Keluarga Sendiri, Sempat Pura-pura Lemas

Sabtu, 07 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?