Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Cawalkot Yoyok Sukawi Bakal Libatkan Anak Muda Membangun Kota Semarang
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Semarang

Cawalkot Yoyok Sukawi Bakal Libatkan Anak Muda Membangun Kota Semarang

By Athok Mahfud
Senin, 04 Nov 2024
Share
3 Min Read
Calon Wali Kota Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi dalam acara Rembuk Yok yang digelar Yok Bisa Community di Kafe Atap Langit Kota Semarang, Minggu (3/11/2024)
SHARE

INDORAYA – Calon Wali Kota atau Cawalkot Semarang nomor urut 2, Yoyok Sukawi bakal melibatkan anak-anak muda dengan pemikiran kritis dan inovasinya dalam upaya pembangunan dan perbaikan Kota Semarang selama lima tahun ke depan.

Dalam diskusi bertajuk “Rembuk Yok”, Yoyok Sukawi menyatakan, peran pemuda penting bagi pembangunan daerah. “Rembuk Yok” digagas Yok Bisa Community untuk saling bertukar pikiran membahas berbagai persoalan Kota Semarang dari perspektif generasi muda.

Dalam diskusi tersebut, Yoyok menerima beragam aspirasi yang disampaikan anak muda. Mereka menyampaikan berbagai persoalan yang jamak dihadapi warga Kota Semarang, terutama anak-anak muda.

“Bagus banget tadi ada 11 pertanyaan. Saya catat ada dua sampai tiga aspirasi disampaikan oleh anak-anak muda untuk perbaikan, pelayanan di Kota Semarang ke depan,” katanya di acara Rembuk Yok di Kafe Atap Langit Kota Semarang, Minggu (3/11/2024).

Yoyok Sukawi mengatakan, pertanyaan yang dilontarkan belasan pemuda-pemudi itu kritis. Dia menilai pertanyaan yang kritis tersebut sebagai hal wajar, sesuai semangatnya untuk pembangunan Kota Semarang.

“Semuanya kritis, memang anak-anak muda ini terkenal begitu, punya pandangan kritis terhadap perbaikan Kota Semarang,” kata Anggota DPR RI 2019-2024 tersebut.

Politikus Partai Demokrat ini menyatakan, akan mendorong acara diskusi-diskusi seperti ini agar sering dilakukan. Selain memiliki tujuan yang baik, juga untuk belanja masalah bagi seorang pemimpin. Termasuk ruang dialog antar-generasi.

“Ini momentum kami Yoyok-Joss untuk belanja masalah, justru kami senang dalam satu tempat muncul banyak permasalahan yang disampaikan, syukur-syukur dibahas soal solusinya juga,” kata CEO PSIS Semarang ini.

Dari pandangan anak muda yang mengikuti diskusi tersebut, Yoyok Sukawi dinilai cakap dan aktif memberikan tanggapan. Hal itu sesuai harapan Generasi Milenial maupun Gen Z yang hadir.

“Mas Yoyok selaku calon pemimpin kita, Alhamdulillah responsnya bagus, semoga ini bisa berlanjut terus,” kata Anwar Rosyidin, Koordinator Yok Bisa Community, komunitas anak muda pendukung Yoyok Sukawi-Joko Santoso di Pilwakot Semarang.

Sekitar 50 persen pemilik suara di Kota Semarang adalah usia produktif, 17 hingga 30 tahun. Menurutnya, kelompok anak muda tak bisa dikesampingkan begitu saja, apalagi hanya menjadi objek politik.

“Tidak bisa dipungkiri warga Kota Semarang yang memiliki hak pilih di Pemilu, di atas 50 persen adalah anak muda, usia-usia 17 tahun sampai 30 tahunan. Hal ini jangan sampai anak muda hanya menjadi objek politik, kalau bisa jadi subjek,” katanya.

Anwar menilai, Yoyok Sukawi memliki perhatian kepada anak muda. Kriteria itu telah dilihatnya saat diskusi bersama, yaitu menjadi pendengar yang baik, berkomunikasi dengan empati, memahami perubahan, hingga mampu memberikan motivasi generasi di bawahnya.

TAGGED:Berita Pilwakot SemarangBerita SemarangCawalkot Semarang Yoyok SukawiYok Bisa Community
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gugatan Cerai di Semarang Tembus 3.026 Kasus, Judol Jadi Pemicu Baru Retaknya Rumah Tangga Minggu, 18 Jan 2026
  • Di Tengah Banjir Pekalongan, Petugas KAI Berpacu Pulihkan Jalur Rel Minggu, 18 Jan 2026
  • Ribuan Santri Sunan Giri Ikuti Karnaval Budaya, Rawat Keberagaman di Kota Salatiga Minggu, 18 Jan 2026
  • Gerak Cepat Pemprov Jateng Kirim Bantuan Ratusan Juta Rupiah Logistik ke 4 Daerah Banjir Minggu, 18 Jan 2026
  • Maerakaca Dolan Fest Kenalkan Beragam Permainan Tradisional ke Generasi Muda Minggu, 18 Jan 2026
  • Perluas Wawasan Global, International Lecture Series Unwahas Semarang Hadirkan Konsulat Kehormatan India Minggu, 18 Jan 2026
  • Dua Hari Banjir di Pekalongan, 4.915 Tiket KA Dibatalkan Minggu, 18 Jan 2026

Berita Lainnya

Semarang

Gugatan Cerai di Semarang Tembus 3.026 Kasus, Judol Jadi Pemicu Baru Retaknya Rumah Tangga

Minggu, 18 Jan 2026
Semarang

Kafe Bale Muktis, Tempat Nongkrong Berbasis Budaya Kopi dan Tembakau di Semarang

Jumat, 16 Jan 2026
Semarang

Tak Sekadar Angkut Sampah, Pemkot Semarang Tata Ulang Sistem TPS Muktiharjo Kidul

Kamis, 15 Jan 2026
Semarang

IPM Kota Semarang Tahun 2025 Capai 85,80, Lampau Jateng dan Nasional

Kamis, 15 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?