INDORAYA – Polda Jawa Tengah melakukan proses identifikasi terhadap 33 identitas korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Selasa (22/12/2025) pukul 00.45 dini hari.
Bus PO Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV mengalami kecelakaan usai melaju tak terkendali, menabrak pagar pembatas, dan terguling di badan jalan tol. Bus membawa total 33 penumpang dengan tujuan Bogor–Yogyakarta.
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan tepat dan profesional. Dalam insiden tersebut, sebanyak 16 orang dilaporkan tewas dan 17 lainnya mengalami luka-luka.
“Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban. Peristiwa ini menjadi keprihatinan bersama,” ujar Ribut saat meninjau langsung Posko DVI di Kamar Jenazah RSUP dr. Kariadi, Selasa (22/12/2025) pagi.
Adapun korban meninggal terdiri dari 15 orang di RSUP dr. Kariadi dan satu orang di RSUD Tugurejo. Sementara itu, korban luka-luka dirawat di RSUD Tugurejo delapan orang, RS Columbia Asia enam orang), dan RS Elisabeth Semarang tiga orang.
Kapolda Ribut menyatakan, pengemudi bus merupakan sopir cadangan dan selamat. Pengemudi telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dugaan awal kecelakaan merupakan laka tunggal, namun penyelidikan masih berlangsung, termasuk pemeriksaan urine sopir untuk memastikan tidak ada zat terlarang.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Jateng sedang melakukan proses identifikasi jenazah secara menyeluruh menggunakan metode post mortem dan ante mortem. Posko pelayanan bagi keluarga korban disiapkan di RSUP dr. Kariadi untuk pendampingan selama proses identifikasi.
“Seluruh biaya pengobatan korban luka-luka ditanggung Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Polda Jateng, Pemprov, dan rumah sakit berkomitmen membantu proses identifikasi hingga pemulangan jenazah, serta koordinasi dengan Jasa Raharja untuk santunan korban,” jelas Ribut.
Kapolda juga mengimbau masyarakat pengguna jalan memanfaatkan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos kesehatan yang telah disiapkan selama libur Natal dan Tahun Baru untuk istirahat, memeriksa kondisi kendaraan, dan menjaga kebugaran fisik.
Daftar Korban Laka Bus Tol Krapyak Semarang:
RSUP dr. Kariadi (15 MD)
1. Sadimin, 57 th, Laki-laki
2. Srihono, 53 th, Laki-laki
3. Listiana, 44 th, Perempuan
4. Sugimo, 62 th, Laki-laki
5. Haryadin, 43 th, Laki-laki
6. Mutia Citra, 19 th, Perempuan
7. Saguh, 62 th, Laki-laki
8. Wahyu Eko, 26 th, Laki-laki
9. Erna Peni, 53 th, Perempuan
10. Yanto, 47 th, Laki-laki
11. Anis Munandar, 36 th, Laki-laki
12. Noviani, 31 th, Perempuan
13. Dwi Rahayu, 47 th, Perempuan
14. Anih, 56 th, Perempuan
15. Ngatiyem, 48 th, Perempuan
RSUD Tugurejo (1 MD, 8 LR)
16. Endah, 48 th, Perempuan, Sleman
17. Gilang Ihsan Faruq, 21 th, Laki-laki, Bukittinggi
18. Purwoko, 49 th, Laki-laki, Sleman
19. Robi Sugianto, 50 th, Laki-laki, Bumiayu, Brebes
20. Ardi Nata Triguna, 28 th, Laki-laki, Cibinong
21. Setiyadi Sarwono, 66 th, Laki-laki, Boyolali
22. Marno, 29 th, Laki-laki, Bogor
23. Nyi Mas Jihan, 26 th, Perempuan, Bogor
24. Rujianti, 54 th, Perempuan, Klaten
RS Columbia Asia (6 LR)
25. Rafi Abdurahman, 19 th, Laki-laki, Ciputat
26. Karnoto, 31 th, Laki-laki, Klaten
27. Hafis Ahmad, 19 th, Laki-laki, Kota Batu
28. Parwono, 57 th, Laki-laki, Wonogiri
29. Prisma Andika, 32 th, Laki-laki, Klaten Selatan
30. Ahmad Purnomo, Laki-laki, Ungaran
RS Elisabeth (3 LR)
31. Hakeem Myrnago, 30 th, Laki-laki
32. Aulia Penaya, 27 th, Perempuan
33. Mahija Ketara, 2 th, laki-laki, Grobogan


