INDORAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Dyah Tunjung Pudyawati, menyampaikan belasungkawa mendalam atas tragedi kecelakaan yang menimpa rombongan Forum Kesehatan Kelurahan (FKK) Bendan Ngisor di wilayah Pemalang.
Bus tersebut mengangkut rombongan wisatawan dari Kota Semarang ke obyek wisata Guci, Kabupaten Tegal. Namun, di tengah perjalanan, bus mengalami kecelakaan di Exit Tol Pemalang. Dalam insiden ini, empa orang dilaporkan meninggal dunia.
“Saya menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan yang menimpa rombongan Forum Kesehatan Kelurahan Bendan Ngisor di wilayah Pemalang,” ujar Mbak Tunjung, sapaan akrabnya, kepada Indoraya.news, Sabtu (25/10/2025).
Sekretris DPC Gerindra Kota Semarang ini mendoakan agar para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.
“Bagi para korban yang saat ini masih dalam perawatan, kami doakan semoga lekas pulih dan diberi kesembuhan sempurna,” imbuh Mbak Tunjung.
Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat memberikan pertolongan. Baik dari unsur pemerintah daerah, tenaga medis, aparat kepolisian, maupun masyarakat yang turut membantu di lokasi kejadian.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan, serta perlunya memastikan kelaikan kendaraan dan kesiapan sopir agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” ujarnya.
Sebagai legislator yang mewakili Kecamatan Gajahmungkur atau Dapil IV, dia menyampaikan rasa empati dan solidaritas atas nama DPRD Kota Semarang dan Partai Gerindra kepada seluruh korban.
Mbak Tunjung juga berharap masyarakat senantiasa mendapat perlindungan dari Allah SWT.
“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita semua dari segala musibah dan marabahaya,” pungkasnya.
Seorang perangkat Kelurahan Bendan Ngisor, Hasanuddin, mengungkapkan, bus berwarna hijau itu membawa 32 penumpang, termasuk dirinya, berangkat dari Jalan Lamongan Raya, Kota Semarang, sekitar pukul 06.30 WIB.
Namun, sebelum tiba di lokasi wisata Guci, bus tersebut menabrak pembatas jalan di area tikungan exit Tol Pemalang hinga akhirnya terguling. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.40 WIB.
Bus yang ia tumpangi bersama rombongan semula melaju dengan normal. Namun, nahasnya, sesampainya di Exit Tol Pemalang, tepatnya di tikungan, bus tersebut tiba-tiba menabrak pembatas jalan.
“Lebih karena tikungan tajam saja. Karena posisis tikungan mau keluar exit tol itu, kemudian mungkin ya (bisa juga karena) rem blong juga akhirnya nabrak pembatas jalan dan terguling bus-nya,” ungkap Hasanuddin, kepada wartawan, Sabtu (25/10/2025).
Adapun para korban kecelakaan telah dievakuasi ke tiga rumah sakit di Pemalang. Yakni RSI Al Ikhlas Pemalang, RSU Siaga Medika Pemalang, dan RSU Prima Medika Pemalang.
Sementara korban yang selamat dan sehat akan dibawa pulang ke Kota Semarang. Namun bagi korban yang rawat inap, kemungkinan akan berada di Pemalang terlebih dahulu.


