Ad imageAd image

Bupati dan ASN Boyolali Diduga Terima Pungli

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 596 Views
1 Min Read
ilustrasi Pungli (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Bupati Boyolali Mohammad Said Hidayat dan aparatur sipil negara (ASN) di kabupaten tersebut dilaporkan ke KPK atas kasus dugaan pungutan liar (pungli). KPK telah menerima laporan tersebut.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan laporan dimaksud masih berproses di Tim Pengaduan Masyarakat (Dumas).

“Informasi yang kami peroleh benar ada laporan dimaksud. Masih proses di tim pengaduan masyarakat kedeputian informasi dan data,” ujar Ali saat dikonfirmasi perihal laporan terhadap bupati dan ASN di Boyolali, Selasa (13/2/2024).

BACA JUGA:   Respon Dugaan Oknum Lurah Tawangmas Pungli, Ini Langkah Inspektorat Semarang

Dugaan pungli tersebut dinarasikan untuk pemenangan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam hal ini Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Namun, Ganjar sudah membantah hal tersebut dan mendorong untuk dilaporkan ke penegak hukum.

Salah satu pria mengenakan kemeja berwarna hitam di depan ruangan terlihat membacakan kesimpulan rapat. Satu di antaranya terkait pengembalian iuran.

“Karena kita sudah bulat untuk dibubarkan, kita bubarkan. Kemudian uang yang sudah terkumpul kita bagikan,” kata pria itu.

Sebelumnya juga ada video yang beredar berisi seorang perempuan berseragam PNS Pemkab Boyolali yang mengaku mendapat arahan dari bupati untuk memenangkan calon dari parpol tertentu.

BACA JUGA:   Saber Pungli Semarang Usut Laporan Pungli, Sektor Parkir Jadi Kasus Terbanyak

Perempuan itu juga menyebut ASN Boyolali ditarik iuran untuk pemenangan. Jika tidak mau akan dipindah yang jauh dari tempat tinggalnya.

Share this Article
Leave a comment