Ad imageAd image

Buka Peluang Koalisi di Pilgub Jateng, Gerindra Komunikasi dengan PKB Hingga PDIP

Athok Mahfud
By Athok Mahfud 91 Views
2 Min Read
Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Sudaryono usai acara "Buka Puasa dan Konsolidasi Sobat Tunjung Bersama Mas Sudaryono" di Wisma Pemda Jateng, Kota Semarang, Jumat (5/4/2024) sore. (Foto: Athok Mahfud/Indoraya)

INDORAYA – DPD Partai Gerindra Jawa Tengah (Jateng) membuka peluang koalisi dengan partai politik lainnya guna menyongsong kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2024 mendatang.

Ketua DPD Gerindra Jateng Sudaryono mengatakan, pihaknya terbuka dengan semua partai menyambut Pilkada yang dihelat pada November nanti. Dia juga sudah berkomunikasi dengan sejumlah elit partai, terutama yang ada di Koalisi Indonesia Maju (KIM).

“Kalau koalisi kita terbuka dengan semua (parpol), komunikasi intens dengan KIM, saya kira itu yang mudah dijangkau sekarang,” ujarnya usai “Buka Puasa dan Konsolidasi Sobat Tunjung Bersama Mas Sudaryono” di Wisma Pemda Jateng, Kota Semarang, Jumat (5/4/2024) sore.

Meski begitu, Gerindra Jateng juga tidak menutup peluang berkoalisi dengan partai di luar KIM. Bahkan dia bilang sudah menjalin komunikasi dengan partai lain, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), PDI Perjuangan, dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem).

“Tapi kita juga sudah mulai komunikasi dengan partai lain (di luar KIM), dengan PKB, dengan PDI Perjuangan, dengan Nasdem, dengan yang lain kita cair,” kata mantan asisten pribadi Prabowo Subianto tersebut.

Sudaryono menegaskan, Partai Gerindra tidak pernah anti dengan partai politik lainnya. Sehingga dengan siapapun bisa berkoalisi dan bisa bekerja sama.

“Gerindra tidak ada anti ekslusifitas, anti dengan partai manapun, kita bisa kerja sama (dengan partai manapun),” tegas bakal calon Gubernur Jateng 2024 tersebut.

Saat disinggung akan tetap maju sebagai calon gubernur jika berkoalisi dengan partai lain, Mas Dar bilang perintah dari Prabowo Subianto selaku Ketua Umum, dia maju sebagai Calon Gubernur Jateng.

“Insyaallah perintahnya maju gubernur, kita ikhtiarnya ke sana. (Kalau jadi cawagub itu bukan keputusan saya, tapi keputusan pimpinan kita Pak Prabowo,” tandasnya.

Share this Article
Leave a comment