Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: BPBD Jateng Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Cuaca Ekstrem 2026
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

BPBD Jateng Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Puncak Cuaca Ekstrem 2026

By Lu'luil Maknun
Sabtu, 03 Jan 2026
Share
2 Min Read
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Jawa Tengah, Muhammad Chomsul. (Foto: Lu'luil Maknun)
SHARE

INDORAYA – Jawa Tengah bersiap menghadapi puncak cuaca ekstrem pada Januari hingga Februari 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan strategi kesiapsiagaan menyeluruh setelah sepanjang 2025 mencatat 361 bencana, dengan banjir dan longsor sebagai bencana dominan.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Jawa Tengah, Muhammad Chomsul, menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektor telah dilakukan sejak Oktober 2025.

“Kami melakukan rapat koordinasi dengan OPD terkait dan BPD Kabupaten/Kota, menyiapkan personel, peralatan, serta langkah-langkah operasional untuk menghadapi kondisi ekstrem ini,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (3/1/2026).

Langkah kesiapsiagaan juga diperkuat dengan surat edaran Gubernur Jawa Tengah yang diteruskan ke seluruh Kabupaten/Kota untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Chomsul menambahkan, BPBD menyiapkan respons cepat dan menyebarkan informasi peringatan dini melalui media sosial, grup WhatsApp, dan jejaring komunikasi lainnya.

“Masyarakat juga bisa berpartisipasi dalam penanganan awal dengan memahami rencana evakuasi dan siap siaga di wilayahnya,” jelasnya.

Data BPBD menunjukkan bahwa sepanjang 2025 banjir menjadi bencana terbanyak dengan 137 kejadian, diikuti cuaca ekstrem 114 bencana, longsor 43 bencana, kebakaran hutan dan lahan 20 bencana, serta kebakaran gedung dan permukiman 16 bencana.

“Dampak korban jiwa pada 2025 lebih banyak disumbang oleh longsor,” ujar Chomsul.

Untuk memetakan titik rawan bencana, BPBD Jawa Tengah terus memperbarui Kajian Risiko Bencana (KRB) setiap lima tahun. Saat ini, seluruh 35 Kabupaten/Kota memiliki KRB provinsi, sementara sekitar 70 persen kabupaten/kota memiliki kajian risiko masing-masing.

Dengan strategi kesiapsiagaan yang matang, pemerintah berharap Jawa Tengah dapat menghadapi puncak cuaca ekstrem 2026 dengan respons cepat, meminimalkan korban jiwa, dan menjaga keselamatan masyarakat. Chomsul menekankan pentingnya masyarakat aktif memantau informasi cuaca dan mengenali risiko di wilayah masing-masing.

“Hindari aktivitas yang tidak mendesak di daerah rawan banjir dan longsor, serta segera laporkan jika terjadi bencana,” ujarnya.

TAGGED:Berita Jateng TerbaruBPBD Jatengcuaca ekstrem jateng 2026puncak cuaca ekstrem januari
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • 14 Sekolah Rakyat Sudah Beroperasi di Jateng, Tampung 1.275 Siswa Miskin Selasa, 13 Jan 2026
  • Jembatan 45 Meter Bakal Dibangun, Jadi Akses Menuju Sentra Pengasapan Ikan Bandarharjo Semarang Selasa, 13 Jan 2026
  • Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan Senin, 12 Jan 2026
  • DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan Senin, 12 Jan 2026
  • Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Terjang Puluhan Desa di Kudus, Ribuan Rumah Warga Rusak Senin, 12 Jan 2026
  • Banjir dan Longsor Putus Akses Jalan Desa Tempur Jepara, 3.522 Warga Terisolasi Senin, 12 Jan 2026

Berita Lainnya

Jateng

Ambisi Jateng Jadi Lumbung Pangan Nasional Terganggu Masifnya Alih Fungsi Lahan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

DLHK Jateng Bakal Gandeng Pabrik Semen Olah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Cuaca Ekstrem Mengintai Pantura Timur Jateng, Waspada Bencana Hidrometeorologi

Senin, 12 Jan 2026
Jateng

Kuota Haji Jateng 2026 Naik Jadi 34.122, Jemaah Mulai Berangkat Bulan April

Senin, 12 Jan 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?