Ad imageAd image

BPBD Boyolali Salurkan 585 Tangki Air Bersih ke Daerah Kekeringan

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 775 Views
2 Min Read
Ilustrasi pasok air bersih. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, telah menyalurkan bantuan air bersih total sebanyak 585 tangki kepada masyarakat di daerah bencana kekeringan di 13 kecamatan di wilayah itu.

“Kami sudah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 585 tangki di daerah bencana kekeringan di 13 kecamatan di Kabupaten Boyolali hingga saat ini,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Boyolali Suparman, di Boyolali, Jateng, Selasa (10/10/23).

Pada hari Senin (9/10/23), BPBD Boyolali menyalurkan bantuan air bersih ke daerah bencana kekeringan sebanyak 12 tangki ke tiga desa, masing-masing desa mendapatkan empat tangki.

Desa tersebut, diantaranya desa Jati Lawang Kecamatan Womosamudro, Kendel di Kemusu, dan Jemowo di Tamansari. masing-masing dipasok sebanyak empat tangki untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang kekurangan air bersih pada musim kemarau saat ini.

Secara keseluruhan, BPBD telah mengirimkan bantuan air bersih dengan total senayak 585 tangki pada Senin (9/10/23). Masing-masing tangki diisi sebanyak 5.000 liter air bersih.

Lebih lanjut, BPBD Boyolali mengimbau masyarakat yang membutuhkan air bersih karena kekeringan untuk melaporkan melalui desa atau kecamatan setempat untuk dilakukan droping air memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.

“Kepada warga masyarakat yang terkena dampak kekeringan untuk tetap tabah dan sabar menghadapi dan tetap berupaya mencari solusi dan potensi air yang ada di wilayahnya masing-masing,” ungkap dia

BPBD atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali bersama-sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dunia usaha, CSR, dan organisasi masyarakat lain berusaha untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga masyarakat yang membutuhkan.

Adapun sejumlah desa dari 13 kecamatan yang dipasok air bersih, meliputi Wonosamodro (164 tangki), Tamansari (115 tangki), Kemusu (106 tangki), Wonosegoro (75 tangki), dan Juwango (70 tangki). Sisanya Ampel (13 tangki), Selo (10 tangki), Andong (9 tangki), Cepogo (6 tangki), Gladagsari (4 tangki) dan Karanggede (4 tangki), Musuk (2 tangki) dan Klego (2 tangki).

Share this Article