Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Bos PSIS Semarang Bantah Tudingan Suporter Soal Intervensi Pelatih: Fitnah Keji
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Olahraga

Bos PSIS Semarang Bantah Tudingan Suporter Soal Intervensi Pelatih: Fitnah Keji

By Athok Mahfud
Selasa, 17 Des 2024
Share
3 Min Read
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi. (Foto: Dok. PSIS)
SHARE

INDORAYA – PSIS Semarang membantah tudingan yang diajukan oleh kelompok supoeternya, Panser Biru dan Snex. Manajeman dituding telah mengintervensi pelatih dalam melepas dan merekrut sejumlah pemain menjelang Liga 1 2024/2025.

Dalam surat resmi tertanggal 15 Desmeber 2024 dengan nomor surat 168/PSIS-MJS/XII/2024, CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi mewakili manajeman membantah tuduhan dua kelompok suporter tersebut.

Menurut Yoyok, tudingan soal adanya intervensi manajeman kepada pelatih itu tidak berdasar dan merupakan fitnah yang keji. Dia menegaskan komitmennya dalam membangun tim yang profesional dan transparan.

Dia mengatakan, perombakan pemain selalu dilakukan pada jeda transfer kompetisi putaran kedua. Proses ini menjadi evaluasi rutin untuk meningkatkan performa tim sesuai kebutuhan yang diajukan oleh pelatih.

“Manajemen tidak pernah melakukan perombakan berdasarkan like and dislike, tetapi sepenuhnya diserahkan kepada pelatih yang memiliki kewenangan dalam memilih dan mengganti pemain,” kata dia dalam surat tertulis.

Dia menegaskan, proses seleksi pemain, baik lokal maupun asing, dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Bos PSIS Semarang itu menganggap tudingan soal interveni pelatih menjadi fitnah yang keji.

“Permintaan seleksi, perekrutan, dan pelepasan pemain selalu diawali dengan permohonan tertulis dari tim pelatih. Isu intervensi adalah fitnah keji yang tidak berdasar,” ungkap dia.

Hal lain, pihaknya justru menyoroti keberhasilan PSIS Semarang dalam memperoleh lisensi klub profesional dari AFC pada tahun 2024 untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.

Kata Yoyok Sukawi, pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa manajemen serius dalam membenahi kondisi internal tim.

“PSIS selalu berpegang teguh pada kontrak kerja yang berlaku antara klub, pemain, pelatih, dan ofisial. Perjanjian ini dilindungi hukum FIFA dan PSSI, sehingga setiap permasalahan diselesaikan melalui jalur resmi, seperti NDRC dan portal hukum FIFA,” kata dia.

Menjawab tuntutan soal transparansi dan komunikasi, Yoyok memastikan bahwa sarasehan dengan suporter selalu dilakukan di jeda kompetisi. Sarasehan ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan masukan dari suporter guna perbaikan klub ke depannya.

“Komunikasi dua arah sangat penting bagi kami. Melalui forum ini, masukan dari suporter akan menjadi perhatian serius dalam upaya memperbaiki performa tim,” beber Anggota DPR RI Komisi Olahraga periode 2019-2024 tersebut.

Dalam surat balasan ini, dia menegaskan bahwa manajeman selalu bertindak profesional, transparan, dan berkomitmen pada perkembangan tim. Tuduhan intervensi dan ketidakprofesionalan dianggap tidak berdasar dan merugikan citra klub.

“Manajemen bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Kami harap semua pihak dapat memberikan kepercayaan kepada tim untuk membangun PSIS menjadi lebih baik,” tutup Yoyok Sukawi.

TAGGED:Berita SemarangBerita Semarang TerbaruCEO PSIS Semarang Yoyok Sukawipanser biruPSIS Semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ratusan Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir Sumatera, Pemerintah Masih Hitung Detail Anggaran Perbaikan Jumat, 12 Des 2025
  • Santri di Blora Terbawa Arus Sungai, Tim SAR: 2 Korban Meninggal dan 3 Masih Dicari Jumat, 12 Des 2025
  • OJK Perketat Pengawasan, 117 Ribu Rekening Penipuan Dibekukan Jumat, 12 Des 2025
  • Remaja 16 Tahun Diduga Jadi Korban Pelanggaran Polisi Blora, Oknum Diselidiki Propam Kamis, 11 Des 2025
  • Semarang Siap Sambut 2,5 Juta Wisatawan Nataru, Wali Kota Agustina Gerakkan Forkopimda Kamis, 11 Des 2025
  • Regulasi UMP 2026 Tak Kunjung Rilis, Ekonom Undip: Ini Ganggu Psikologi Pasar Kamis, 11 Des 2025
  • Bawaslu Gandeng Undip Perkuat Tata Kelola Pengawasan Pemilu Mendatang Kamis, 11 Des 2025

Berita Lainnya

Semarang

Cerita Warga Semarang Hobi Berburu Tanda Tangan, Koleksi 1.500 Kartu dan 300 Jersey Pemain

Sabtu, 06 Des 2025
Peristiwa

WNA Asal China Tabrak Dua Motor di Semarang, Satu Korban Tewas

Jumat, 05 Des 2025
Semarang

Air dan Udara di Semarang Tercemar Mikroplastik, Pemkot Perkuat Program Lingkungan

Kamis, 04 Des 2025
Olahraga

PSIS Semarang Datangkan 2 Pemain Senior Berpengalaman

Selasa, 02 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?