Ad imageAd image

BOS PSIS Dapat Surat Tugas dari Demokrat Maju Pilwalkot Semarang 2024, Buka Peluang Tarung dengan PDIP?

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 828 Views
4 Min Read
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi berswafoto dengan keluarganya di Stadion Jatidiri Kota Semarang. (Foto : Instagram pribadi Yoyok Sukawi)

INDORAYA – Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Demokrat sekaligus CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi mengaku mendapat surat tugas dari partainya untuk maju dalam kontestasi Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Semarang 2024.

Muncul nama dari anak politisi senior, mantan Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip ini yang sudah mantap mendaftar pada Pilwalkot 2024, tentunya membuka peluang pertarungan antara Demokrat dengan Partai PDIP di Kota Lumpia.

“Iya, saya kemarin mendaftar [Pilwalkot] di Demokrat, bukan mengambil formulir, karena sudah mendapat surat tugas untuk maju sebagai wali kota,” ungkap Yoyok saat dihubungi Indoraya melalui telepon WhatsApp, Kamis (9/5/2024).

Selanjutnya, Yoyok berencana menjajaki koalisi dengan partai lain, khususnya partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Koalisi ini dilakukan karena Partai Demokrat belum memenuhi persyaratan untuk mengusung calon di Pilwalkot Semarang tahun ini.

BACA JUGA:   Angkat Tema Java Heritage, Semarang Fashion Trend Tonjolkan Kekayaan Budaya Kota Semarang

Selama ini, perolehan kursi partai yang diketuai oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini hanya meraup 6 kursi DPRD Kota Semarang.

Jumlah kursi perolehan kursi tersebut tidak memenuhi ambang batas 20 persen dari total 50 kursi Legislatif.

“Kalau koalisi kita fokus ke KIM dulu, seperti Gerindra, PSI. Tapi tak menutup kemungkinan ke partai luar KIM, seperti PKB dan PKS yang kita ajak komunikasi juga,” katanya.

Disinggung siapa sosok Wakil Wali Kota Semarang yang mendampingi Yoyok dalam bertarung Pilwalkot Semarang 2024, dia mengatakan siapapun wakilnya nanti akan diserahkan sepenuhnya kepada ketua-ketua partai yang berkoalisi.

Yoyok hanya berharap, wakilnya merupakan sosok yang dicintai masyarakat Kota Semarang.

“Saya serahkan ke kawan-kawan koalisi [wakil wali kota]. Dan saat ini masih mencari-cari [dari partai atau non partai]. [muda atau religius?] sama saja lah, pertama dicintai rakyat Semarang, bisa diterima, itu saja,” jelasnya.

BACA JUGA:   5 Bus Suporter PSS Sleman dan 1 Mobil Diserang Oknum Suporter PSIS Semarang, Begini Kronologinya

Lebih lanjut, meski telah mendapatkan surat tugas maju sebagai bakal calon Wali Kota Semarang 2024, Yoyok sampai saat ini belum membentuk tim pemenangan. Sebab fokusnya masih untuk mencari partai koalisi agar bisa mengusung calon sendiri di Pilwalkot Semarang 2024.

“Lagi penjajakan [koalisi] dulu. Tapi untuk relawan dan komunitas gabung sudah, cukup banyak juga yang deklarasi, dan kitat ak boleh menutup dukungan orang-orang kan?,” sambungnya.

Kendati demikian, saat disinggung apakah penugasan dari DPP Demokrat ini memiliki arti mentutup koalisi dengan PDIP Semarang, Yoyok enggan menanggapi. Termasuk mengenai pertarungan Pilwalkot Semarang 2024 dengan partai berlambang banteng moncong putih itu.

BACA JUGA:   Mbak Tunjung Terharu Disambut Antusias Warga Saat Senam di Kandri Gunungpati

“[Bertarung dengan PDIP di Pilwalkot Semarang?] Wah belum tahu lawan siapa. Masih jauh [pemilihannya]. [Tak akan koalisi dengan PDIP?] Belum tahu juga,” katanya.

Terpisah, Sekretaris DPC PDIP Kota Semarang, Kadar Lusmas atau karib disapa Pilus, menegaskan akan tetap mengusung calon wali kota untuk Pilwalkot Semarang 2024. Sementara untuk wakil wali kota, partai berlambang banteng moncong putih itu terbuka jika ada partai politik (parpol) lain yang ingin berkoalisi untuk mengusung calon lain.

“Kita bukannya mau muluk-muluk ya, tapi realistis saja, kita [PDIP] kursi Legeslatif terbanyak [14 kursi], partai lain 6 kursi, 5 kursi, maka kalau wakil wali kota [PDIP] kurang pas. Porsinya H1 [Wali Kota Semarang],” tegas Pilus di kantor DPC PDIP Kota Semarang, Selasa (7/5/2024) lalu.

Share this Article
Leave a comment