Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng 25-28 Desember
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

BMKG Imbau Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng 25-28 Desember

By Redaksi Indoraya
Rabu, 25 Des 2024
Share
3 Min Read
Ilustrasi gelombang tinggi laut selatan Jabar dan DIY. (Foto: Istimewa)
SHARE

INDORAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau pengguna jasa kelautan untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah (Jateng), khususnya di wilayah Samudra Hindia, yang diperkirakan akan terjadi pada 25-28 Desember 2024.

“Berdasarkan analisis, tinggi gelombang di wilayah Samudra Hindia selatan Jateng berpotensi mencapai kisaran 2,5 sampai 4 meter, sehingga masuk kategori gelombang tinggi,” kata Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo di Cilacap, Rabu (25/12/2024).

Teguh menjelaskan, gelombang tinggi ini dipicu oleh peningkatan kecepatan angin akibat keberadaan siklon tropis Pabuk di Laut China Selatan timur Vietnam, serta bibit siklon tropis 98S di Samudra Hindia barat daya Sumatera.

Menurutnya, pola angin di Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut menuju timur laut dengan kecepatan angin 8-30 knot, sementara di selatan Indonesia, pola angin bergerak dari barat daya ke barat laut dengan kecepatan angin yang sama.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, Selat Makassar, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua.

“Pola gerak angin yang cenderung searah dengan kecepatan tinggi berpotensi meningkatkan tinggi gelombang,” jelasnya.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi di Samudra Hindia selatan Jateng pada periode 25-28 Desember. Wilayah yang berpotensi terpengaruh gelombang tinggi meliputi Samudra Hindia selatan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo.

Teguh mengingatkan pengguna jasa kelautan untuk memperhatikan risiko gelombang tinggi terhadap pelayaran. Analisis BMKG menunjukkan, kecepatan angin di atas 15 knot dan tinggi gelombang lebih dari 1,25 meter berisiko bagi perahu nelayan, sedangkan angin lebih dari 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter berisiko bagi tongkang.

Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter berisiko bagi kapal feri, sementara angin lebih dari 27 knot dan gelombang di atas 4 meter berisiko bagi kapal besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar.

Teguh juga mengimbau masyarakat yang berada di pesisir selatan Jateng untuk tetap waspada, khususnya bagi wisatawan yang berlibur ke pantai. Ia mengingatkan agar tidak berenang atau bermain air, terutama di pantai yang langsung terhubung dengan Samudra Hindia.

TAGGED:BMKGGelombang Tinggi di Perairan Selatan Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Ratusan Ribu Rumah Rusak Akibat Banjir Sumatera, Pemerintah Masih Hitung Detail Anggaran Perbaikan Jumat, 12 Des 2025
  • Santri di Blora Terbawa Arus Sungai, Tim SAR: 2 Korban Meninggal dan 3 Masih Dicari Jumat, 12 Des 2025
  • OJK Perketat Pengawasan, 117 Ribu Rekening Penipuan Dibekukan Jumat, 12 Des 2025
  • Remaja 16 Tahun Diduga Jadi Korban Pelanggaran Polisi Blora, Oknum Diselidiki Propam Kamis, 11 Des 2025
  • Semarang Siap Sambut 2,5 Juta Wisatawan Nataru, Wali Kota Agustina Gerakkan Forkopimda Kamis, 11 Des 2025
  • Regulasi UMP 2026 Tak Kunjung Rilis, Ekonom Undip: Ini Ganggu Psikologi Pasar Kamis, 11 Des 2025
  • Bawaslu Gandeng Undip Perkuat Tata Kelola Pengawasan Pemilu Mendatang Kamis, 11 Des 2025

Berita Lainnya

JatengPeristiwa

Santri di Blora Terbawa Arus Sungai, Tim SAR: 2 Korban Meninggal dan 3 Masih Dicari

Jumat, 12 Des 2025
BeritaEkonomiJateng

Regulasi UMP 2026 Tak Kunjung Rilis, Ekonom Undip: Ini Ganggu Psikologi Pasar

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Penopang Utama Kehidupan Masyarakat, Ketua DPRD Jateng Minta Pemprov Prioritaskan Pembangunan Pertanian

Kamis, 11 Des 2025
Jateng

Harga Bahan Pokok Naik Jelang Nataru, DPRD Minta Pemprov Jateng Waspadai Ulah Spekulan

Kamis, 11 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?