INDORAYA – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerindra, Habiburokhman, menilai ucapan selamat dari Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden ke capres nomor urut 2 Prabowo Subianto atas hasil Pilpres 2024 sebagai bentuk pengakuan pemilu di Indonesia terselenggara dengan baik.
“Ucapan selamat dari Presiden AS Joe Biden kepada Pak Prabowo Subianto bukan sekedar basa-basi diplomasi, melainkan pengakuan bahwa pemilu Indonesia sudah sukses terselenggara dengan baik minus kecurangan yang signifikan,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (15/3/2024).
Habiburokhman memandang Amerika Serikat memiliki pertimbangan sendiri menyikapi pilpres di Indonesia. Hal tersebut menurutnya sejalan dengan temuan KawalPemilu yang menyatakan Prabowo-Gibran menang satu putaran.
“Mereka bukan hanya memahami bahwa hasil hitung cepat bersifat ilmiah, valid dan akurat tetapi mereka juga pasti punya informasi akurat soal terjadi atau tidaknya kecurangan signifikan,” tutur Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini.
“Pernyataan pengakuan Presiden AS tersebut paralel dengan temuan situs independen KawalPemilu yang menyimpulkan Prabowo-Gibran menang telak satu putaran dan tidak terjadi kecurangan TSM,” sambungnya.
Habiburokhman meminta pihak lain untuk menerima proses yang tengah berjalan di KPU. Habiburokhman menilai semestinya tak ada kontroversi yang berlarut-larut.
“Bagaimanapun mereka adalah negarawan-negarawan yang pastinya menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas ego dan sentimen kelompok saja. Proses hukum memang hak konstitusional, tetapi perlu disadari bahwa kontroversi yang berlarut-larut tidaklah produktif,” imbuhnya.


