INDORAYA – Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan bahwa sebanyak 16.503 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah menyalurkan program makan bergizi gratis (MBG) kepada 47 juta penerima manfaat hingga November 2025. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut bahwa dapur penyedia MBG itu tersebar di 38 provinsi, 509 kabupaten/kota, dan 7.022 kecamatan.
“Alhamdulillah sampai hari ini sudah terbentuk 16.503 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 38 provinsi, di 509 kabupaten, di 7.022 kabupaten,” ujar Dadan dalam Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia di Park Hyatt, Jakarta Pusat, Senin (1/12/2025).
Ia menambahkan bahwa masih terdapat 14.470 calon mitra SPPG yang tengah dipersiapkan, sehingga pendaftaran mitra baru secara resmi ditutup secara permanen.
“Jadi sudah 16.503 (SPPG), masih ada 14.740 SPPG calon mitra yang ada dalam proses persiapan, sehingga kami putuskan portal mitra ditutup untuk permanen. Jadi tidak ada lagi. Karena kami sedang membuatnya persiapan itu akan menjadi mitra kami,” jelasnya.
Menurut Dadan, BGN kini juga menyiapkan 8.200 SPPG khusus untuk wilayah terpencil, dan menargetkan 4.700 di antaranya rampung pada Desember 2025.
“Kami juga sedang mempersiapkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) daerah terpencil yang total rencananya akan ada 8.200 unit, dan sampai hari ini sudah ada komitmen untuk selesai di bulan Desember kurang lebih 4.700 unit,” tambah Dadan.


