Ad imageAd image

Berkah Mendekati Lebaran Idul Fitri, Kue Kering Buatan Niken Banjir Pesanan

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 758 Views
3 Min Read
Proses pembuatan kue kering di rumahnya Niken yang dibantu empat karyawannya, Selasa (26/3/2024). (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Mendekati Lebaran Idul Fitri, biasanya masyarakat banyak sekali memburu kue kering sebagai suguhan utama saat perayaan Hari Raya Idul Fitri. Hal ini membuat permintaan kue kering baik di ritel modern, tradisional, maupun industri rumahan sangat tinggi.

Momen ini menjadi berkah bagi pembuat kue kering rumahan. Salah satu usaha kue kering rumahan di Kota Semarang yang kecipratan berkah mendekati Lebaran 2024 yaitu, usaha kue kering rumahan “Ken”, yang beralamat di Jalan Kagok Nomor 5A, Kelurahan Wonotingal, Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Pemilik usaha kue kering rumahan “Ken”, Catur Niken Yuniawati mengatakan sejak seminggu sebelum puasa hingga kini ia sudah menerima pesanan sebanyak enam ratus toples kue kering bermacam-macam jenis dan ukuran.

BACA JUGA:   Tidak Semua Penonton Slank Bisa Masuk, Wali Kota Semarang Minta Maaf Janji Bakal Undang Slank Lagi

Bahkan permintaan kue kering diperkirakan akan terus meningkat hingga pertengahan bulan puasa. Untuk memenuhi hal itu, Niken dibantu empat karyawannya. Dalam sehari, ia mengaku mampu memproduksi kue kering hingga tiga puluh toples.

“Kalau momen mendekati lebaran ini, saya bisa mempekerjakan saudara-saudara dan tetangga saya, gitu. Saat ini, Alhamdulillah lebaran ini masuk hampir 600 toples,” jelas Niken saat ditemui di rumahnya, Selasa (26/3/2024).

Adapun Niken dan empat karyawannya itu sudah memproduksi sembilan jenis kue kering, antara lain nastar, kastangel, sagu keju, putri salju, lidah kucing, semprit, kue kacang, choco chip dan cokelat cornflakes.

Bahkan tahun ini, dia juga melayani hampers berisi kue kering masing-masing dua toples kue. Harga yang ditawarkan pun beragam mulai dari Rp 85 ribu per hampers, atau tergantung isi dari hampers.

BACA JUGA:   Kodim 0715 Kendal Gelar Simulasi Antisipasi Aksi Anarkis Saat Pemilu

“Tahun ini, ada hampers isi dua. Misalnya isi dari hampers nastar dan choco chip, atau nastar dan lidah kucing, itu saya jualnya Rp 85 ribu sudah berbentuk hampers,” ujarnya.

Niken pula memprediksi permintaan kue kering semakin banyak yakni pada H-7 puasa, khususnya yang memesan melalui online.

“Biasanya lebaran kurang 1 minggu, permintaan dari online banyak sekali,” ucapnya.

Terkahir, Niken berharap usaha yang dirintisnya bis berkembang pesat dan bisa membeli oven lagi.

“Harapannya ya lebih maju dan bisa dikenal banyak orang lagi. Dan bisa menambah oven karena pasti rejeki akan mengikuti. Ketika banyak orderan, pasti saya berbagi sesama misalnya bisa mempekerjakan saudara-saudara dan tetangga saya lebih banyak lagi,” ungkapnya.

BACA JUGA:   Minimarket di Kota Semarang Menjamur, 395 Terindikasi Tidak Berizin

Sebagai informasi, untuk satu toples kue kering ukuran 200 gram yang dijual Niken yakni mulai harga Rp 32.500 hingga Rp 42.500. Sementara kue kering ukuran 500 gram dibanderol mulai harga Rp 65 ribu hingga Rp 85 ribu.

Selain itu, toples tabung ukuran 600 mili kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu dan toples tabung ukuran 800 ml kisaran Rp 60 ribu sampai dengan Rp 75 ribu.

 

Share this Article
Leave a comment