Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Bencana Hantam 3 Daerah Pantura Jateng, Pemprov Gerak Cepat Lakukan Penanganan
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Jateng

Bencana Hantam 3 Daerah Pantura Jateng, Pemprov Gerak Cepat Lakukan Penanganan

By Athok Mahfud
Selasa, 13 Jan 2026
1 View
Share
3 Min Read
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin meninjau kondisi bencana longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (13/1/2026). (Pemprov)
SHARE

INDORAYA – Bencana banjir dan longsor melanda tiga daerah di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah (Jateng), yakni Kabupaten Jepara, Kudus, dan Pati.

Menyikapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat melakukan penanganan darurat guna meminimalkan dampak terhadap masyarakat terdampak.

Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin turun langsung ke lapangan untuk memastikan penanganan bencana longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Selasa (13/1/2026).

Selain peninjauan lapangan, Pemprov Jateng juga telah mengirimkan bantuan logistik ke tiga kabupaten terdampak sejak Senin (12/1/2026).

“Saya dengan Pak Wakil Gubernur telah melakukan cek ricek, termasuk penanganan beberapa daerah kabupaten kita yang terdampak bencana, yaitu wilayah Kudus, Jepara, dan Pati. Tapi yang agak parah ini ada di Desa Tempur, Jepara,” kata Luthfi saat ditemui di lokasi.

Longsor di Desa Tempur dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa hari berturut-turut. Secara geografis, wilayah tersebut berada di lereng Gunung Muria dan dikenal rawan longsor. Dalam kejadian ini, tercatat sedikitnya 23 titik longsor yang terjadi di sepanjang ruas jalan desa.

Dampak bencana ini cukup signifikan. Sekitar 3.600 kepala keluarga terdampak dan sempat terisolasi akibat akses jalan terputus. Selain itu, enam rumah warga mengalami rusak ringan, satu rumah rusak berat, serta dua unit usaha milik warga ikut terdampak.

“Tapi berkat kecepatan Basarnas, BPBD, relawan, termasuk TNI dan Polri, aksesnya bisa diterobos dengan jalan kendaraan roda dua,” ujar Ahmad Luthfi.

Ia menegaskan, kecepatan respons menjadi kunci utama dalam penanganan bencana agar dampaknya tidak semakin meluas. Oleh karena itu, Pemprov Jateng segera mengerahkan alat berat untuk membuka akses darurat bagi warga.

Menurut Luthfi, penanganan bencana di Desa Tempur tidak hanya dilakukan secara darurat, tetapi juga disiapkan langkah struktural dan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah penataan alur sungai serta penguatan infrastruktur jalan.

“Terutama penanganan sungai. Rencananya di sebelah kanan akan kita tangani dulu, baru kemudian bisa dibangun jalan. Sementara ini, kebutuhan masyarakat kita atasi dengan dapur umum,” ujarnya.

Untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi, distribusi logistik dilakukan menggunakan kendaraan roda dua, mengingat kondisi akses yang masih terbatas. Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, terutama anak-anak usia sekolah.

Dalam penanganan awal, Pemprov Jateng telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan, mulai dari bahan pokok, dukungan Kelompok Usaha Bersama (KUBE), hingga Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp260 juta untuk Desa Tempur.

“Bantuan sudah kita berikan dan akan kita tambah lagi kalau masih kurang,” pungkas Gubernur Luthfi.

TAGGED:banjir jeparaBanjir Pantura JatengBerita jateng TekiniGubernur Jateng Ahmad Luthfipemprov jatengWakil Gubernur Jateng Taj Yasin
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Menuju Zero Sampah 2029, Ahmad Luthfi Gencarkan Gerakan Bersih dari Lingkungan Terkecil di Jawa Tengah Rabu, 11 Feb 2026
  • Tanah Bergerak di Tembalang Semarang Meluas, 10 Rumah Warga Kampung Sekip Rusak Rabu, 11 Feb 2026
  • Ekonomi Jateng Kian Melesat, Dunia Usaha Optimistis Sambut 2026 Rabu, 11 Feb 2026
  • Hotel Baru di Jalan Wahidin, Nusatu by ARTOTEL Tawarkan Konsep Butik di Semarang Rabu, 11 Feb 2026
  • Ramadan 2026, Hotel Ciputra Semarang Tawarkan Buka Puasa All You Can Eat Rp199 Ribu Rabu, 11 Feb 2026
  • Tren Kantor Fleksibel Meningkat, Awannwork Tawarkan Ruang Premium hingga Rp436 Ribu per Meter Rabu, 11 Feb 2026
  • Dana TKD Dipangkas, Anggota DPD RI Ungkap Pengangkatan PPPK Bebani Pemerintah Daerah Rabu, 11 Feb 2026

Berita Lainnya

Jateng

Menuju Zero Sampah 2029, Ahmad Luthfi Gencarkan Gerakan Bersih dari Lingkungan Terkecil di Jawa Tengah

Rabu, 11 Feb 2026
Jateng

Stok Bahan Pokok di Jateng Aman Jelang Labaran, Harga Tetap Stabil

Rabu, 11 Feb 2026
Daerah

TMMD Reguler ke-127 Dibuka, Kodim Kebumen Bagikan Kacamata Plus Gratis untuk Ratusan Lansia

Rabu, 11 Feb 2026
Jateng

Belasan Ribu Hektare Sawah di Jateng Gagal Panen Akibat Banjir, Pati Terparah

Rabu, 11 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?