Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Baru Lulus Kuliah, Riyanto Berduka Anaknya Tewas Usai Ditabrak WNA China di Semarang
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
Peristiwa

Baru Lulus Kuliah, Riyanto Berduka Anaknya Tewas Usai Ditabrak WNA China di Semarang

By Lu'luil Maknun
Jumat, 05 Des 2025
Share
3 Min Read
Suasana rumah duka korban meninggal dalam kecelakaan maut di Kelurahan Kembangarum. Korban meninggal di Jalan Abdulrahmasaleh, Semarang Barat, Kota Semarang, pada Rabu (3/12/2025). (Foto: Lu'luil Maknun/Indoraya)
SHARE

INDORAYA – Keluarga korban kecelakaan maut di Jalan Abdulrahmansaleh, Semarang Barat, masih diselimuti duka mendalam.

Putri Damar Timur (22), pengendara Honda Beat yang tewas setelah ditabrak mobil Hyundai Creta yang dikemudikan WNA asal China, baru saja merayakan kelulusannya seminggu sebelum kecelakaan terjadi.

Ayah korban, Riyanto (56), menceritakan bagaimana ia menerima kabar putrinya mengalami kecelakaan pada Rabu (3/12/2025) malam. Saat itu, ia baru pulang dari rumah sakit usai menjalani kontrol bulanan dan tertidur karena kelelahan.

“Tahu-tahu malam itu ada orang datang. Saya ngelilir karena tidur di depan. Dibilangi kalau ada kecelakaan. Terus saya tanya kondisi anak saya bagaimana,” ujarnya saat ditemui Indoraya.news di rumahnya, di Kelurahan Kembangarum,  Jumat (5/12/2025).

Riyanto segera menuju RS Samsoe Hidajat. Setibanya di sana, Putri telah menjalani rontgen dan pemeriksaan intensif. Dokter menyampaikan terdapat patahan pada tulang rusuk serta tekanan pada paru-parunya.

“Dokter bilang ada angin yang terjebak di paru-paru dan harus ditindak. Tapi waktu tindakan dilakukan yang keluar bukan angin, melainkan darah, hampir satu liter,” tuturnya.

Saat darah keluar cukup banyak, kondisi jantung Putri ikut melemah. Tak lama kemudian, dokter menyampaikan kabar pahit bahwa Putri tidak dapat diselamatkan.

“Bapak sempat melihat dia dipacu jatung, karena tidak tega saya keluar. Tidak lama dokter nyusul dan menyatakan anak saya meninggal,” lanjutnya dengan suara bergetar.

Kematian Putri menjadi pukulan berat bagi keluarga. Sabtu sebelumnya pada 22 November 2025, Putri baru saja mengikuti wisuda sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Semarang (UNNES) program studi Pendidikan Non Formal.

Malam kecelakaan, ia dalam perjalanan pulang setelah mengembalikan properti wisuda.

“Masih syok banget. Barusan wisuda. Kecelakaan terjadi saat dia pulang mengembalikan properti wisuda,” kata Riyanto.

Menurut dia, Putri dikenal sebagai pribadi periang dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Ia juga menjabat sebagai Ketua Karang Taruna di lingkungan tempat tinggalnya.

“Jiwa sosialnya tinggi sekali. Banyak teman-teman dari SD, SMP, SMK sampai kuliah datang melayat. Bahkan Pak Lurah sampai Pak Camat juga hadir,” ungkapnya.

Putri merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Kedekatannya dengan ayah membuat kepergiannya terasa sangat berat. Terkait proses hukum terhadap pengemudi Hyundai, Riyanto mengaku belum bisa memikirkan hal tersebut karena masih larut dalam duka.

“Saya masih berduka. Belum terpikirkan ke arah sana. Mau diskusi dulu dengan keluarga besar,” ujarnya.

Hingga kini, Polisi masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut. Pengemudi mobil, seorang perempuan WNA asal China diduga dalam kondisi mabuk saat kejadian.

TAGGED:berita kecelakaanBerita Semarang TerkiniKecelakaan SemarangWNA ChinaWNA china tabrak motor semarang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Prancis dan Kanada Resmi Buka Konsulat di Nuuk, Tegaskan Dukungan untuk Greenland Sabtu, 07 Feb 2026
  • Gajah Sumatera Ditembak Mati di Pelalawan, Belalai dan Gading Hilang Sabtu, 07 Feb 2026
  • Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Akui Terima Suap Restitusi Pajak, Kini Ditahan KPK Sabtu, 07 Feb 2026
  • Budisatrio Tegaskan “Kompak, Bergerak, Berdampak” di HUT ke-18 Gerindra DPR RI Sabtu, 07 Feb 2026
  • HUT ke-18 Gerindra, Prabowo Ingatkan Kader Jaga Uang Rakyat dan Hindari Perbuatan Tercela Sabtu, 07 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko: Pendidikan Merata Kunci Daya Saing Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026
  • Heri Pudyatmoko Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Primer di Jawa Tengah Jumat, 06 Feb 2026

Berita Lainnya

Peristiwa

Nekat Menerobos Jalan Saat Hujan Deras, Remaja Tegal Jatuh ke Selokan, Ditemukan Tewas di Sungai

Kamis, 05 Feb 2026
Peristiwa

Temanggung Siapkan Ribuan Bibit untuk Atasi Lahan Kritis di Lereng Sumbing, Sindoro, hingga Prau

Kamis, 05 Feb 2026
Semarang

Sejarah dan Filosofi Klenteng Hwie Wie Kiong, Saksi Arsitektur Tiongkok Kuno di Pecinan Semarang

Kamis, 05 Feb 2026
Peristiwa

Ahmad Luthfi Siapkan Huntara untuk Pengungsi Tanah Bergerak Tegal, Relokasi hingga Huntap Jadi Prioritas

Rabu, 04 Feb 2026
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?