Ad imageAd image

Bareskrim Tetapkan 2 Tersangka Perdagangan WNI di Myanmar

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 864 Views
1 Min Read
Ilustrasi tersangka. (Foto: Istimewa)

INDORAYA – Bareskrim Polri menetapkan dua orang sebagai tersangka di kasus perdagangan 20 warga negara Indonesia (WNI) di Myanmar.

“Pimpinan dan peserta gelar sepakat untuk perkara tersebut terlapor atas nama saudara Anita Setia Dewi dan Andri Satria Nugraha dapat ditetapkan sebagai tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dalam keterangannya, Selasa (9/5/2023).

Dia menjelaskan, dua tersangka menjadikan 20 WNI sebagai pekerja migran di Myanmar dengan cara yang tidak sesuai dengan aturan.

Kedua tersangka dijerat Pasal 4 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan atau Pasal 81 UU Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

“Rencana tindak lanjutnya kita akan melengkapi administrasi penyidikan,” ucap Djuhandhani.

“Kemudian mencari dan menangkap pelaku,” imbuh dia.

Sebelumnya, keluarga WNI korban perdagangan orang di Myanmar melaporkan perekrut ke Bareskrim pada Selasa (2/5) lalu. Laporan itu teregistrasi dengan Nomor: LP/B/82/5/2023/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 02 Mei 2023.

KBRI Yangon dan KBRI Bangkok berhasil membebaskan 20 WNI korban perdagangan manusia di Myanmar. 20 WNI korban TPPO itu telah dibawa keluar dari daerah konflik.

Kini, Polri bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) tengah berkoordinasi dengan otoritas setempat terkait pemulangan para WNI.

Share this Article
Leave a comment