Ad imageAd image

Bantuan Terus Berdatangan, PT KAI Daop 4 Semarang Salurkan Sembako ke Korban Banjir di Tambakrejo Semarang

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 807 Views
3 Min Read
PT KAI Daop 4 Semarang menyalurkan bantuan berupa bahan pangan beras, mie instans, gula dan minyak goreng dengan senilai Rp 50 juta ke korban banjir di Tambakrejo, Gayamsari, Kota Semarang, Selasa (19/3/2024). (Foto: Dickri Tifani Badi)

INDORAYA – Hujan yang mengguyur dengan intensitas cukup lebat, membuat pada Rabu (13/3/2024) hingga saat ini, membuat sejumlah titik di Kota Semarang masih terendam banjir. Termasuk Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang yang sampai sekarang masih adanya genangan air.

Melihat kondisi itu, bantuan bagi korban banjir pun terus berdatangan untuk meringankan beban warga yang menjadi korban banjir.

Terbaru, PT KAI Daop 4 Semarang membawa bahan pangan beras, mie instans, gula dan minyak goreng dengan senilai Rp 50 juta.

Bantuan tersebut disalurkan kepada warga Tambakrejo, Gayamsari yang secara simbolis diserahkan oleh Kepala PT KAI Daop 4 Semarang Daniel Johannes Hutabarat kepada Lurah Tambakrejo, Sukiswo, pada Selasa (19/3/2024).

BACA JUGA:   Tugas Nataru, 85 Pegawai PT KAI Daop 4 Semarang Jalani Tes Narkoba

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan dalam penyerahan bantuan bersama Tim Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan itu, dia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat terdampak, khususnya warga yang tinggal di pinggir rel kereta api.

“Kami memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Tambakrejo. Bantuan ada beras, minyak goreng, gula pasir dan mie instan. Mudah-mudahan dengan bantuan ini, bisa meringankan beban warga Tambakrejo. Dan semoga warga sekitar tetap dapat melanjutkan aktivitas kehidupan tanpa adanya gangguan pasca banjir,” ujar Franoto.

BACA JUGA:   Ijazah PAUD Belum Jadi Syarat Masuk SDN Pekunden Semarang

Sementara itu, Lurah Tambakrejo, Sukiswo menjelaskan berdasarkan data pihaknya, yaitu total ada 3.841 KK dari 9 RW terdampak banjir.

Artinya, banjir yang melanda di wilayahnya itu seluruh warga terdampak atau seratus persen.

Sukiswo juga mengaku tak kaget dengan adanya banjir itu. Lantaran, bencana ini sudah menjadi langganan. Namun tahun ini, ia menilai banjirnya parah dibandingkan tahun lalu.

Tak lupa, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada PT KAI Daop 4 Semarang yang sudah peduli dengan warganya terutama yang tinggal di rel kereta api, yang terdampak banjir hingga sampai saat ini.

BACA JUGA:   Ribuan Warga Kelurahan Lamper Lor Semarang Ikuti Jalan Sehat, Perkuat Kerukunan Jelang Kemerdekaan

“Terimakasih kepada PT KAI yang telah peduli kepada wilayah kami. 100 persen warga kami terdampak banjir. Banjir tahun ini sangat luar biasa, 9 RW tergenang. Ada 3.841 KK terdampak banjir,” jelasnya.

Saat ini, banjir di wilayahnya telah berangsur surut. Ketinggian air tersisa hanya 10 hingga 30 sentimeter.

“Warga sudah Kembali ke rumah masing-masing dan bisa masak Kembali. Ini pas sekali momennya, ada bantuan dan bisa masak,” ucapnya.

Share this Article
Leave a comment