Ad imageAd image

Banjir Surut, Operasi Layanan Kereta Stasiun Tawang Kembali Normal

Dickri Tifani
By Dickri Tifani 799 Views
3 Min Read
Kereta api di Daop 4 Semarang sudah bisa beroperasi kembali pasca diterjang banjir di Stasiun Semarang Tawang, Jumat (15/3/2024). (Foto: Dickri Tifani Badi/Indoraya)

INDORAYA – Operasi layanan kereta di Stasiun Tawang Bank Jateng dan perasional kereta api (KA) di wilayah Daop 4 Semarang kembali normal usai banjir surut Jumat (15/3/2024).

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan seluruh titik gangguan yang diakibatkan oleh banjir pada petak jalan Semarang Tawang – Alastua sudah surut dan dapat dilalui kembali oleh kereta api. Kondisi tersebut terpantau pada hari ini, Jumat (15/3) sekitar 14.13 WIB.

KA Pertama yang melalui lokasi bekas terdampak banjir adalah KA no 166 Joglosemarkerto rute Semarang Tawang Bank Jateng- Solobalapan pukul 14.21

“Alhamdulillah mulai sore ini banjir sudah surut dan berhasil dilalui oleh Kereta Api dengan kecepatan terbatas sehingga perjalanan kereta api mulai kembali normal,” ujar Franoto kepada Indoraya.

BACA JUGA:   Jelang Masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Siapkan Antisipasi Banjir di Stasiun Tawang

Meski jalur sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, menurutnya, kepadatan di lintas masih terjadi dan secara bertahap akan terurai.

Maka dari itu, pihaknya akan terus melakukan normalisasi pada titik-titik tersebut hingga dapat dilalui kembali dengan kecepatan normal.

Perbaikan yang dilakukan berupa penambahan batu ballast, pemadatan jalur, pembersihan saluran drainase di kanan kiri jalur rel, serta berbagai langkah lainnya untuk menormalkan kembali jalur KA.

“Seluruh jajaran KAI terus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menormalkan kembali seluruh jadwal perjalanan kereta api. KAI selalu berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA,” imbuhnya.

BACA JUGA:   Puncak Arus Balik Balik Stasiun Tawang dan Poncol Semarang, Tanggal 24 dan 25 April 2023

Selama terjadinya gangguan perjalanan KA, total terdapat 42 KA yang berjalan memutar melewati jalur selatan jawa serta 17 KA keberangkatan awal dari Daop 4 dibatalkan perjalanannya. Selain itu juga tercatat ada 3.271 pelanggan yang membatalkan tiket KA nya.

KAI juga melakukan evakuasi menggunakan bus dan kendaraan lainnya selama terjadinya gangguan kepada seluruh pelanggan yang perjalanan KA nya terganggu imbas banjir.

“Total terdapat sebanyak 24 unit bus yang disediakan oleh KAI Daop 4 Semarang dalam mengakomodir para penumpang KA akibat adanya pengalihan operasional perjalanan KA maupun pembatalan perjalanan KA yang dilakukan,” jelas Franoto.

BACA JUGA:   Jelang Masa Angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang Siapkan Antisipasi Banjir di Stasiun Tawang

Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga memberikan pengembalian bea tiket hingga 100% bagi pelanggan yang terdampak. Pembatalan dapat dilakukan hingga tujuh hari setelah jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

“KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan kereta api baik yang perjalanannya mengalami keterlambatan, maupun yang perjalanannya dibatalkan. Saat ini KAI terus berupaya secara maksimal agar jadwal perjalanan kereta api menjadi normal kembali,” tutup Franoto.

Share this Article
Leave a comment