Indoraya NewsIndoraya NewsIndoraya News
Notification Show More
Font ResizerAa
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Copyright © 2023 - Indoraya News
Reading: Banjir Kaligawe–Genuk Dua Pekan Tergenang, BPBD Jateng: Masih Skala Sedang
Font ResizerAa
Indoraya NewsIndoraya News
  • BERITA
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
  • SEMARANG
  • RAGAM
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Cari
  • BERITA
    • HUKUM KRIMINAL
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • KESEHATAN
    • PARLEMEN
  • NASIONAL
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • JATENG
    • DAERAH
  • SEMARANG
  • RAGAM
    • GAYA HIDUP
    • TEKNOLOGI
    • OLAHRAGA
    • HIBURAN
    • OTOMOTIF
  • OPINI
  • KIRIM TULISAN
Have an existing account? Sign In
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
(c) 2024 Indo Raya News
BeritaJatengPeristiwaSemarang

Banjir Kaligawe–Genuk Dua Pekan Tergenang, BPBD Jateng: Masih Skala Sedang

By Dickri Tifani
Sabtu, 08 Nov 2025
Share
2 Min Read
Kepala BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan. (Foto: Athok Mahfud/INDORAYA)
SHARE

INDORAYA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) menilai banjir yang merendam kawasan Pantura Kaligawe dan Genuk, Kota Semarang, sejak Selasa (21/10/2025), masih tergolong berskala sedang. Meskipun, genangan baru benar-benar surut setelah hampir dua pekan.

“Sebetulnya ini sedang ya, belum kelas berat. Apalagi ditambah TMC (Teknologi Modifikasi Cuaca), kan begitu. Tinggal memperbaiki sistem ini, maka sebelumnya kolam retensi ini sebagai penyeimbang,” ujar Kepala Pelaksana Harian BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp Call, Jumat (7/11/2025).

Bergas memaparkan, lamanya kawasan Kaligawe–Genuk tergenang disebabkan sebagian sistem tanggul belum rampung.

Namun setelah Satuan Tugas (Satgas) Pompa dibentuk, proses penanganan berjalan lebih cepat dan genangan mulai surut hanya dalam empat hari.

“Walaupun Satgas Pompa bekerja 10 hari, ternyata dalam kurun waktu empat hari sudah terlihat hampir di semua titik terjadi penyurutan. Itulah efektivitasnya, menutupi kekurangan yang ada,” katanya.

Ia juga menanggapi anggapan publik bahwa proyek tanggul laut menjadi penyebab utama banjir di kawasan tersebut. Ia dengan tegas membantah hal itu.

Menurutnya, tanggul laut justru merupakan solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan banjir di wilayah pesisir Semarang.

“Tanggul laut ini justru menjadi solusi jangka panjang. Hanya saja sistem tanggul laut ini yang harus dilengkapi,” jelasnya.

Ia menambahkan, perbaikan sistem tersebut akan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi puncak musim hujan mendatang. Pompa, menurutnya, berfungsi sebagai sistem penyeimbang untuk menjaga stabilitas aliran air yang masuk ke kota.

“Kalau pompanya kurang, berarti sistemnya dilengkapi. Kalau belum siap di tanggal sekian, harus dipercepat,” ujarnya.

Menanggapi keluhan warga terkait distribusi logistik, Bergas memastikan bantuan sebenarnya telah tersebar di sejumlah titik, baik dari pemerintah maupun inisiatif masyarakat.

“Titik-titik pusat bantuan logistik itu ada di beberapa tempat. Tinggal mengaksesnya saja. Kata kuncinya tidak terlepas dari struktur kewilayahan—mulai dari Pak RT, Pak RW, Pak Lurah, sampai Pak Camat,” tuturnya.

Bergas pun menekankan pentingnya partisipasi warga agar penyaluran bantuan berjalan lebih lancar.

“Bencana adalah urusan bareng-bareng. Kata kuncinya respect saja,” pungkasnya.

TAGGED:Banjir Dua PekanBanjir KaligaweBPBD Jateng
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp

Terbaru

  • Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet Sabtu, 06 Des 2025
  • Cerita Warga Semarang Hobi Berburu Tanda Tangan, Koleksi 1.500 Kartu dan 300 Jersey Pemain Sabtu, 06 Des 2025
  • Pemprov Jateng Siapkan Mekanisme Pidana Kerja Sosial untuk Terpidana Hukuman Ringan Sabtu, 06 Des 2025
  • Gubernur Luthfi Bakal Gelar Dialog Rutin dengan Perantau Jateng di Jabodetabek Sabtu, 06 Des 2025
  • LSSFF 2025 Jadikan Lawang Sewu Sebagai Ruang Kreatif Milenial Semarang Sabtu, 06 Des 2025
  • Berdayakan Ekonomi Umat di Jateng, Baznas RI Luncurkan ZCoffee, BMM, dan 1.300 Zmart Sabtu, 06 Des 2025
  • Anggota DPD RI Desak Polisi Jadikan AKBP Basuki Tersangka di Kasus Kematian Dosen Untag Semarang Sabtu, 06 Des 2025

Berita Lainnya

Jateng

Gubernur Jateng: Tidak Boleh Ada Penambangan di Kawasan Gunung Slamet

Sabtu, 06 Des 2025
Semarang

Cerita Warga Semarang Hobi Berburu Tanda Tangan, Koleksi 1.500 Kartu dan 300 Jersey Pemain

Sabtu, 06 Des 2025
Jateng

Pemprov Jateng Siapkan Mekanisme Pidana Kerja Sosial untuk Terpidana Hukuman Ringan

Sabtu, 06 Des 2025
Jateng

Gubernur Luthfi Bakal Gelar Dialog Rutin dengan Perantau Jateng di Jabodetabek

Sabtu, 06 Des 2025
Indoraya NewsIndoraya News
Follow US
Copyright (c) 2025 Indoraya News
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • STANDAR PERLINDUNGAN WARTAWAN
  • TENTANG KAMI
  • DISCLAIMER
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?