Ad imageAd image

Banjir di Italia, 14 Orang Tewas 36 Ribu Mengungsi

Redaksi Indoraya
By Redaksi Indoraya 918 Views
2 Min Read
Banjir di Italia, 14 Orang Tewas 36 Ribu Mengungsi,(Foto: Istimewa)

INDORAYA – Banjir di Italia yang disebabkan oleh hujan deras di wilayah Emilia Romagna, menewaskan  sebanyak 14 orang tewas dan lebih dari 36.000 orang mengungsi.

Dilansir AFP, Minggu (21/5/2023), Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan pada hari Sabtu dia meninggalkan KTT G7 di Jepang lebih awal untuk menangani keadaan darurat.

“Terus terang, tidak bisa pergi jauh dari Italia dalam momen yang begitu rumit,” katanya kepada wartawan.

Meloni berterima kasih kepada 5.000 orang – mulai dari petugas penyelamat hingga sukarelawan – yang dikerahkan untuk membantu mereka yang terkena banjir. Ia juga berterima kasih kepada sesama pemimpin G7 atas tawaran bantuan mereka.

Meloni diperkirakan akan mengunjungi beberapa daerah terparah pada Minggu waktu setempat.

Pihak berwenang di Ravenna pada hari Sabtu memerintahkan evakuasi segera dari lebih banyak dusun yang berisiko.

Dinas pemadam kebakaran menyebut sebuah helikopter yang dikerahkan untuk memulihkan aliran listrik jatuh pada Sabtu di dekat Lugo. Akibatnya satu dari empat orang di dalam helikopter itu terluka.

Hujan turun dalam 36 jam di wilayah Emilia Romagna. Banjir ini digambarkan menjadi terburuk yang pernah dialami negara itu dalam satu abad.

Banjir telah menyebabkan lebih dari 305 tanah longsor dan merusak atau menutup lebih dari 500 jalan di wilayah tersebut.

“Air mulai naik pada pukul 14.00 (pada hari Jumat), datang dari seberang ladang,” setelah kanal-kanal terdekat penuh akibat banjir sungai, kata teknisi listrik Mauro Lodola kepada AFP.

“Ini sulit. Saya ingin cepat selesai, melangkah lagi, bangkit,” kata pria berusia 54 tahun itu yang berdiri di tengah banjir setinggi paha yang menggenangi rumahnya.

Lodola tampak tercekat ketika dia menunjukkan rumahnya yang hancur, air yang membasahi lemari es di dapur dan kasur di tempat tidurnya. Semuanya barang-barang itu ditumpuk tinggi dengan perabotan bekas.

Di luar, sebuah pintu putih melayang melewati sebuah gudang, tempat ayam-ayam yang telah dipindahkan ke tempat aman.

Share this Article
Leave a comment